• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia. Pastikan Anda telah terdaftar menjadi pelanggan untuk dapat mengunduh artikel selengkapnya.

  • Sekretariat: Departemen Neurologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi

      Kirim Artikel     Cara Berlangganan      RSS

    Dengan berlangganan majalah Neurona, Anda dapat mengakses full PDF dan mendapat kemudahan mengakses berbagai artikel ke redaksi.

Vol. 34 No. 3 Juni 2017


KADAR PLASMA KARBAMAZEPIN PADA EPILEPSI LOBUS TEMPORAL
Astri Budikayanti,* Herlyani Khosama,** Chiswyta Chaliana,*** Melva Louisa,*** Fitri Octaviana,* Luh Ari Indrawati,* Iswari Setianingsih,**** Teguh Assad Suhatno Ranakusuma,* Rianto Setiabudy***
CARBAMAZEPINE PLASMA LEVEL IN TEMPORAL LOBE EPILEPSY

ABSTRACT

Introduction: Carbamazepine (CBZ) is drug of choice in the management of temporal lobe epilepsy (TLE), a most common epilepsy syndrome. Nevertheless its plasma level is hard to be predicted due to the auto-induce nature of CBZ. A 400-1600mg dosage range were equal to 4-12mcg/ml plasma level of KBZ. A number of patients are positively respond to low dose of KBZ while other showed sign of intoxication prior to maximum dose.

Aims: To find out about carbamazepine plasma level in TLE patients.

Methods: Comparative cross sectional study was performed at epilepsy outpatient clinic on Cipto Mangunkusumo hospital, Jakarta. TLE patient with normal albumin level, liver and kidney function tests was selected consecutively from December 2014 to 2016. Subjects were and divided into responsive and resistant groups based on seizure frequencies in the last 1 year. KBZ plasma level were measured by a validated high level chromatographic methods.

Results: 61 subjects were selected with 24 subjects met criteria for responsive group while 37 into resistant. In responsive group, mean dosage of CBZ was 405.21±226.5mg and mean plasma level was 7.59±2.32mcg/mL. Meanwhile, in resistant group mean dosage was 819.59±333.71mg and plasma level was 10.21±2.47mcg/mL. Almost 25% of resistant group had CBZ plasma level >12mcg/mL. Most of resistant ones were using clobazam as politherapy. There were strong correlation between CBZ plasma level and dosage in each groups.

Discussion: In 400mg of CBZ dosage in TLE responsive, the plasma reach relatively high level of therapeutics range. Meanwhile in resistant TLE with dosage around 800mg, the plasma levels of CBZ almost reach the upper safety margins of therapeutics range.

Keywords: Carbamazepine, plasma level, responsive, resistant, temporal lobe epilepsy

ABSTRAK

Pendahuluan: Karbamazepin (KBZ) merupakan salah satu obat pilihan utama pada epilepsi lobus temporal (ELT), suatu sindrom epilepsi yang paling sering ditemui. Namun, kadarnya di dalam darah sulit diprediksi karena KBZ mempunyai sifat auto-induksi. Dengan rentang dosis 400-1600mg, kadar plasma KBZ adalah sekitar 4-12mcg/mL. Sebagian pasien dapat berespons positif pada pemberian KBZ dosis rendah, sementara lainnya justru menunjukkan gejala intoksikasi sebelum mencapai dosis maksimal.

Tujuan: Mengetahui kadar plasma KBZ pada pasien ELT yang responsif dan resisten terhadap obat.

Metode: Penelitian potong lintang komparatif terhadap pasien ELT yang berobat di Poliklinik Epilepsi RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Pasien dalam terapi KBZ dosis optimal dengan fungsi hepar dan ginjal normal dimasukkan ke dalam penelitian secara konsekutif sejak Desember 2014 sampai dengan 2016. Subjek dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan frekuensi bangkitan dalam 1 tahun terakhir, yaitu kelompok responsif dan resisten. Pemeriksaan kadar KBZ plasma dengan metode kromatografi cair tingkat tinggi (KCKT) yang telah divalidasi.

Hasil: Didapatkan 61 subjek yang terdiri dari 24 orang grup responsif dan 37 orang grup resisten. Pada grup responsif, rerata dosis KBZ adalah 405,21±226,5mg dan rerata kadar plasma 7,59±2,32mcg/mL. Sementara pada grup resisten, rerata dosis 819,59±333,71mg dan kadar plasma 10,21±2,47mcg/mL. Hampir 25% kelompok resisten mempunyai kadar plasma >12mcg/mL. Sebagian besar subjek resisten menggunakan klobazam sebagai obat antiepilepsi tambahan. Didapatkan korelasi kuat dan bermakna antara dosis dan kadar plasma KBZ pada masing-masing grup.

Diskusi: Pada ELT responsif dengan dosis KBZ sekitar 400mg, kadar plasma sudah mencapai rentang terapi yang relatif tinggi. Sementara itu, kadar plasma KBZ ELT resisten pada dosis sekitar 800mg hampir mencapai batas atas rentang aman.

Kata kunci: Epilepsi lobus temporal, kadar plasma, karbamazepin, responsif, resisten

-----------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta; **Departemen Neurologi FK Universitas Sam Ratulangi/RS Prof. RD Kandou, Manado; ***Departmen Farmakologi Klinik FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta; ****Lembaga Eijkman, Jakarta.

Korespondensi: astri_br@yahoo.com.


Download Article

File ini telah disetting dengan password, untuk membukanya silahkan masukan password yang telah diberikan dari Neurona. Terimakasih