• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia. Pastikan Anda telah terdaftar menjadi pelanggan untuk dapat mengunduh artikel selengkapnya.

  • Sekretariat: Departemen Neurologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi

      Kirim Artikel     Cara Berlangganan      RSS

    Dengan berlangganan majalah Neurona, Anda dapat mengakses full PDF dan mendapat kemudahan mengakses berbagai artikel ke redaksi.

Vol. 34 No. 3 Juni 2017


TERAPI INTERVENSI PADA NYERI KEPALA TIPE KLASTER
Hanik Badriyah Hidayati,* Santoso,** Isti Suharjanti,* Mohammad Hasan Machfoed*
INTERVENTIONAL THERAPY OF CLUSTER HEADACHE

ABSTRACT

Cluster headache previously known as varian of migrene, is neurovascular headache characterized by unilateral headache and associated with ipsilateral cranial otonomic signs. Diagnosis of cluster headache is made from history taking and physical examination. The main management of cluster headache is pharmacotherapy. In patients with resistant cluster headache regarding pharmacotherapy, interventional therapies such as radiofrequency of pterygopalatine and occipital nerve stimulation are might be needed. Eventhough relatively safe, interventional therapy have some side effects. This article reviews theurapeutic aspects of cluster headache focus on interventional therapy in order to get better understanding of comprehensive management of cluster headache.

Keyword: Cluster headache, occipital nerve stimulation, pterygopalatine ganglion, radiofrequency

ABSTRAK

Nyeri kepala tipe klaster yang sebelumnya dikenal sebagai bentuk varian dari migren, merupakan nyeri kepala neurovaskuler yang ditandai dengan nyeri kepala unilateral dan berhubungan dengan tanda-tanda otonom kepala ipsilateral. Diagnosis nyeri ini adalah berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik dengan terapi utama berupa farmakoterapi. Namun pada pasien yang resisten dengan farmakoterapi, dapat dipertimbangkan modalitas terapi intervensi, seperti radiofrekuensi pada ganglion pterigopalatina dan stimulasi nervus oksipitalis. Walaupun relatif aman, terapi intervensi juga memiliki beberapa efek samping. Oleh karena itu, perlu diketahui aspek terapeutik dari nyeri kepala tipe klaster, terutama terapi intervensi untuk menambah khasanah pengetahuan penanganan nyeri ini secara komprehensif.

Kata kunci: Nyeri kepala tipe klaster, ganglion pterigopalatina, radiofrekuensi, stimulasi nervus oksipitalis

--------------------------------------------------------
*Departemen  Neurologi  FK  Universitas Airlangga,  Surabaya;  **Departemen  Biokimia  FK  Universitas  Diponegoro,  Semarang.

Korespondensi: jw.santoso@gmail.com


Download Article

File ini telah disetting dengan password, untuk membukanya silahkan masukan password yang telah diberikan dari Neurona. Terimakasih