• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia. Pastikan Anda telah terdaftar menjadi pelanggan untuk dapat mengunduh artikel selengkapnya.

  • Sekretariat: Departemen Neurologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi

      Kirim Artikel     Cara Berlangganan      RSS

    Dengan berlangganan majalah Neurona, Anda dapat mengakses full PDF dan mendapat kemudahan mengakses berbagai artikel ke redaksi.

Vol. 34 No. 3 Juni 2017


ADAPTASI TRANSKULTURAL KUESIONER PAINDETECT KE DALAM BAHASA INDONESIA
Karolina Margareta,* Tiara Aninditha,* Manfaluthy Hakim,* Herqutanto,** Mohammad Kuniawan*
TRANSCULTURAL ADAPTATION OF THE PAINDETECT QUESTIONNAIRE INTO INDONESIAN

ABSTRACTS

Introduction: Neuropathic pain is not easily detected due to lack of an ideal screening instrument. Management of neuropathic pain and nociceptic pain are different, nevertheless inadequate management of neuropathic pain will leads to chronic pain that impair quality of life. PainDETECT Questionaire has a high sensitivity and specificity to identify neuropathic pain and already has been translated to various language but not to Indonesian language.

Aims: To develop an Indonesian version of painDETECT Questionnaire (PDQ-Ina) that valid and reliable.

Methods: Using International Society for Pharmacoeconomics and Outcomes Research (ISPOR) transcultural validation study followed with feasibility test re-test based on PDQ-Ina guided interview.

Results:. In validation study using concept adaptation linguistic and Indonesian cultural, validation team modified the 9 items of questionnaire, particularly in pain course pattern sector to clarify the question’s sentences without changing its meaning.

Discussion: The Indonesian version of the PDQ-Ina is a valid and reliable scale to be used to determine neurophatic component of chronic pain

Keywords: Chronic pain, neurophatic pain, painDetect questionnaire, transcultural adaptation

ABSTRAK

Latar Belakang: Nyeri neuropatik sering tidak terdeteksi, karena belum ada instrumen penapisan yang ideal. Padahal penatalaksanaannya berbeda dari nyeri nosiseptif, sehingga dapat menjadi nyeri kronik yang akan mengganggu kualitas hidup penderitanya. Kuesioner painDETECT memiliki sensitivitas dan spesifitas yang tinggi untuk mendeteksi nyeri neuropatik, serta sudah diterjemahkan ke banyak bahasa di dunia, namun belum ada dalam bahasa Indonesia.

Tujuan: Didapatkannya instrumen kuesioner painDETECT versi Indonesia yang valid dan reliabel dalam bahasa

Indonesia

Metode: Studi validasi transkultural International Society for Pharmacoeconomics and Outcomes Research (ISPOR)

disertai uji fisibilitas berdasarkan metode tes re-tes secara guided interview menggunakan kuesioner painDETECT.

Hasil: Pada uji validasi, menggunakan analisis konsep makna dan bahasa serta kesesuaian pemahaman adaptasi kultural Indonesia, tim validasi melakukan modifikasi kalimat dan ejaan pada 9 butir kuesioner, terutama sektor gambaran pola nyeri, agar dapat memperjelas pertanyaan instrumen tanpa mengubah kemaknaan.

Diskusi: Kuesioner painDETECT versi Indonesia cukup valid dan reliabel dalam menapis komponen nyeri neuropatik pada nyeri kronik.

Kata kunci: Adaptasi transkultural, kuesioner painDETECT, nyeri kronik, nyeri neuropatik

----------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta; **Departemen Ilmu Kesehatan Mas- yarakat FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Korespondensi: kmargareta.neurology@gmail.com


Download Article

File ini telah disetting dengan password, untuk membukanya silahkan masukan password yang telah diberikan dari Neurona. Terimakasih