• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia. Pastikan Anda telah terdaftar menjadi pelanggan untuk dapat mengunduh artikel selengkapnya.

  • Sekretariat: Departemen Neurologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi

      Kirim Artikel     Cara Berlangganan      RSS

    Dengan berlangganan majalah Neurona, Anda dapat mengakses full PDF dan mendapat kemudahan mengakses berbagai artikel ke redaksi.

Vol. 34 No. 4 September 2017


HUBUNGAN KADAR ESTRADIOL DAN KALSIUM DENGAN KEJADIAN STROKE ISKEMIK AKUT DAN HIPERTENSI PADA KEADAAN MENOPAUSE
Sheila Maria Kristina,* Kiki Muhammad Iqbal,* Yuneldi Anwar*
ASSOCIATION BETWEEN ESTRADIOL AND CALCIUM LEVEL WITH ACUTE ISCHEMIC STROKE AND HYPERTENSION EVENTS IN MENOPAUSE WOMEN

ABSTRACT

Introduction: High level of free endogen estradiol makes 2.3 times likelihood of stroke. Estradiol and calcium have different role in stroke patophysiology, thus the relationship between the serum levels of both substance to the development of ischemic stroke and hypertension is still controversial.

Aims: This study is to investigate the role of estradiol and calcium level in stroke ischemic and hypertension events in menopausal women.

Methods: A cross-sectional study of female patients in neurology and internal medicine ward, and hypertension clinic in Adam Malik Hospital, Medan, from February to July 2016. Inclusion criteria was menopausal women while exclusion criteria was history of stroke before the current stroke (based on anamnesis). Subject were divided into 4 groups; ischemic stroke without hypertension, ischemic stroke with hypertension, hypertension without stroke, and non-stroke non-hypertension (control). Demographic data, estradiol and calcium serum were collected. Chi-square and Gamma correlation were used to assess the correlation between estradiol and calcium serum level.

Result: 116 subjects, 29 in each group were included with mean age 58.66+8,47 years old. Estradiol had a significant association with acute ischemic stroke significantly in menopausal women with positive correlation, but no relationship with acute ischemic stroke with hypertension and hypertension event alone. Calcium had relationship with acute ischemic stroke event with hypertension, with negative correlation, but no relationship with acute ischemic stroke events.

Discussion: There were significant relationships between estradiol and acute ischemic stroke events with moderate positive correlation. Calcium also showed relationship with acute ischemic stroke events with hypertension and hypertension events alone with strong negative correlation.

Keywords: Acute ischemic stroke, calcium, estradiol, hypertension, menopausal women

ABSTRAK

Pendahuluan: Kadar estradiol endogen bebas yang tinggi berisiko 2,3 kali lebih besar menyebabkan stroke. Estradiol dan kalsium memiliki peranan yang berbeda dalam mekanisme stroke, namun hubungan antara kadar keduanya terhadap terjadinya stroke iskemik akut dan hipertensi masih kontroversial.

Tujuan: Untuk mengetahui peran kadar estradiol dan kalsium terhadap kejadian stroke iskemik akut dan kejadian hipertensi pada pasien perempuan dengan menopause.

Metode: Studi potong lintang terhadap pasien yang dirawat di Ruang Rawat Inap Neurologi dan Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam Perempuan, serta yang berobat jalan ke Poliklinik Penyakit Dalam, Divisi Ginjal dan Hipertensi RSUP Haji Adam Malik, Medan, pada bulan Februari hingga Juli 2016. Kriteria inklusi adalah subjek perempuan yang sudah mengalami menopause, sedangkan kriteria eksklusi pernah mengalami stroke sebelumnya (berdasarkan anamnesis). Subjek dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu subjek dengan stroke iskemik akut tanpa hipertensi, subjek dengan stroke iskemik akut dan hipertensi, subjek dengan hipertensi tanpa stroke, dan subjek bukan stroke (kontrol). Dilakukan penilaian data demografi dan pemeriksaan kadar estradiol dan kalsium serum. Untuk menganalisis hubungan kadar estradiol dan kalsium digunakan uji Chi-square dan korelasi Gamma.

Hasil: Didapatkan 116 subjek yang terdiri dari 29 subjek pada tiap kelompok. Rerata usia subjek adalah 58,66+8,47 tahun. Estradiol memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stroke iskemik akut pada perempuan dengan menopause dengan korelasi positif, tetapi tidak berhubungan dengan kejadian stroke iskemik akut dengan hipertensi dan kejadian hipertensi. Kalsium memiliki hubungan dengan kejadian stroke iskemik akut dengan hipertensi dengan korelasi negatif, namun tidak berhubungan dengan kejadian stroke iskemik akut.

Diskusi: Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar estradiol dengan kejadian stroke iskemik akut dengan arah korelasi positif dan kekuatan korelasi yang sedang. Demikian pula ada hubungan yang siginifikan antara kalsium dengan kejadian stroke iskemik akut dengan hipertensi dan kejadian hipertensi dengan arah korelasi negatif dan kekuatan korelasi yang kuat.

Kata kunci: Estradiol, hipertensi, kalsium, stroke iskemik akut, perempuan menopause

------------------------------------------------------------------------------------------
*Bagian Neurologi FK Universitas Sumatera Utara/RSUP Haji Adam Malik, Medan.

Korespondensi: sheilakristina1507@gmail.com.


Download Article

File ini telah disetting dengan password, untuk membukanya silahkan masukan password yang telah diberikan dari Neurona. Terimakasih