• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia. Pastikan Anda telah terdaftar menjadi pelanggan untuk dapat mengunduh artikel selengkapnya.

  • Sekretariat: Departemen Neurologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi

      Kirim Artikel     Cara Berlangganan      RSS

    Dengan berlangganan majalah Neurona, Anda dapat mengakses full PDF dan mendapat kemudahan mengakses berbagai artikel ke redaksi.

Vol. 35 No. 1 Desember 2017


LIMB-SHAKING SEBAGAI MANIFESTASI YANG JARANG DARI TRANSIENT ISCHEMIC ATTACK AKIBAT STENOSIS BERAT ARTERI KAROTIS
Kumara Tini*
LIMB-SHAKING AS A RARE MANIFESTATION OF TRANSIENT ISCHEMIC ATTACK ASSOCIATED WITH SEVERE CAROTID ARTERI STENOSIS

ABSTRACT

Limb-shaking is a rare manifestation of Transient Ischemic Attack (TIA), commonly occurs when a severe carotid stenosis causes a cerebral hypoperfusion. Male 53 years of age experienced repeated limb-shaking within a week of left hand and arm accompanied by a vision of light sparks. Brain Magnetic Resonance Imaging (MRI) and Magentic Resonace Angiography (MRA) showed chronic watershed infarct at right fronto-parietal lobes and 80-90% severe stenosis of right internal carotid artery with digital subtraction angiography (DSA) showed 70% stenosis at the same site. Carotid Artery and Stenting (CAS) was done a week after and symptoms disappeared subsequently. Recognizing this rare symptom of severe carotid stenosis is very important since appropriate management can minimized the risk of future stroke.

Keyword: Carotid stenosis, Limb-shaking, TIA

ABSTRAK

Limb-shaking adalah manifestasi yang jarang dari transient ischemic attack (TIA), biasanya terjadi akibat hipoperfusi serebri pada stenosis berat arteri karotis. Laki-laki 53 tahun mengalami limb-shaking berulang dalam seminggu pada lengan dan tangan kiri disertai melihat percikan sinar. Magnetic resonance imaging (MRI) dan magnetic resonance agiography (MRA) kepala menunjukkan infark di area watershed lobus fronto-parietal kanan dan stenosis 80-90% di arteri karotis interna kanan, serta digital substraction angiography (DSA) menunjukkan stenosis 70% pada lokasi yang sama. Keluhan hilang setelah pasien dilakukan tindakan revaskularisasi carotid artery and stenting (CAS) seminggu kemudian. Pengenalan gejala yang jarang dari stenosis berat arteri karotis ini sangat penting, karena dengan penanganan yang tepat dapat mengurangi terjadinya stroke.

Kata kunci:  Limb-shaking, stenosis karotis, TIA

----------------------------------------------------------
*Bagian/SMF Neurologi FK Universitas Udayana Denpasar, Bali.

Korespondensi: kumaratini@yahoo.co.id.


Download Article

File ini telah disetting dengan password, untuk membukanya silahkan masukan password yang telah diberikan dari Neurona. Terimakasih