• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia. Pastikan Anda telah terdaftar menjadi pelanggan untuk dapat mengunduh artikel selengkapnya.

  • Sekretariat: Departemen Neurologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi

      Kirim Artikel     Cara Berlangganan      RSS

    Dengan berlangganan majalah Neurona, Anda dapat mengakses full PDF dan mendapat kemudahan mengakses berbagai artikel ke redaksi.

Vol. 35 No. 3 Juni 2018


PENILAIAN KUALITAS HIDUP EORTC QLQ-C30 DAN EORTC QLQ-BN20 PADA PASIEN TUMOR PRIMER INTRAKRANIAL PASCATERAPI
Ratih Puspa,* Yusuf Wibisono,* Henny Anggraini Sadeli*

QUALITY OF LIFE ASSESSMENT IN PRIMARY INTRACRANIAL TUMOR AFTER TREATMENT USING EORTC QLQ-C30 AND EORTC QLQ-BN20

ABSTRACT

Introduction: Increasing number of surviving primary intracranial tumor patients in line with discovery of new treatment will increase the patient’s morbidity. This makes quality of life of patient need to be evaluated.

Aims: Assessed quality of life in primary intracranial tumor patients post treatment using European Organization for Research and Treatment of Cancer Quality of Life Questionnaire (EORTC QLQ-C30) along with EORTC QLQ-Brain Cancer Module (EORTC QLQ-BN20).

Methods: This was descriptive analytics-cross sectional study. Performed on primary intracranial tumor subjects during Desember 2017-January 2018 at neurology, neurosurgery, and radiotherapy outpatient Dr. Hasan Sadikin central general hospital Bandung. The obtained average value and the relationship between characteristics with quality of life were assessed using cross tabulation and analyzed with Statistical Package for Social Science (SPSS) version 24.0.

Results: There were 42 subjects. Highest scale group based on EORTC QLQ-C30 was cognitive function of func- tional scale 81,4+30,2 and quality of life scale 68,3+19,7. Most symptom scale was pain 40,5+35,3. Whereas based on

EORTC QLQ-BN20, most symptom was headache 49,2+37,7. Tumor location was factor that affects quality of life.

Discussions: Subjects’ quality of life were good based on EORTC QLQ-C30 and EORTC QLQ-BN20. Results were accordance with some previous studies, but assessment has done before and after treatment. Evaluation quality of life should be made before and after treatment. This study only assessed subject after treatment in Outpatient Installation. For future, it is necessary to conduct cohort study for quality of life evaluation.

Keywords: EORTC QLQ-BN20, EORTC QLQ-C30, primary intracranial tumor, quality of life

ABSTRAK

Pendahuluan: Meningkatnya jumlah pasien tumor primer intrakranial yang bertahan hidup sejalan dengan ditemu- kannya terapi baru akan meningkatkan morbiditas pasien. Hal ini membuat kualitas hidup pasien perlu dievaluasi.

Tujuan: Menilai kualitas hidup pada pasien tumor primer intrakranial pascatindakan dengan menggunakan Euro- pean Organization for Research and Treatment of Cancer Quality of Life Questionnaire (EORTC QLQ-C30) bersamaan dengan EORTC QLQ-Brain Cancer Module (EORTC QLQ-BN20).

Metode: Penelitian deskriptif analitik yang dilakukan secara potong lintang, dilakukan pada subjek tumor primer intrakranial selama Desember 2017-Januari 2018 di instalasi rawat jalan neurologi, bedah saraf, dan radioterapi RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung. Uji statistik untuk menilai rerata nilai yang didapat serta hubungan karakteristik dan kualitas hidup dengan tabulasi silang, kemudian diolah dengan Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 24.0.

Hasil: Didapatkan 42 subjek. Kelompok skala paling tinggi berdasarkan EORTC QLQ-C30 adalah skala fungsional yaitu fungsi kognitif 81,4 + 30,2 dan skala kualitas hidup 68,3 + 19,7. Skala keluhan terbanyak nyeri 40,5+35,3. Sedang- kan berdasarkan EORTC QLQ-BN20, keluhan terbanyak nyeri kepala 49,2+37,7. Lokasi tumor merupakan faktor yang memengaruhi kualitas hidup.

Diskusi: Kualitas hidup subjek penelitian baik berdasarkan EORTC QLQ-C30 dan EORTC QLQ-BN20. Hasil sesuai dengan beberapa penelitian sebelumnya, namun penilaian dilakukan sebelum dan setelah tindakan. Evaluasi adanya perubahan kualitas hidup seharusnya dilakukan sebelum dan setelah tindakan. Penelitian ini hanya menilai subjek setelah tindakan di instalasi rawat jalan. Untuk kedepannya, perlu dilakukan penelitian kohort untuk penilaian kualitas hidup.

Kata kunci: EORTC QLQ-BN20, EORTC QLQ-C30, kualitas hidup, tumor primer intrakranial

---------------------------------------------------
*Bagian Neurologi FK Universitas Padjadjaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung.

Korespondensi: dr.ratihpuspa@yahoo.com


Download Article

File ini telah disetting dengan password, untuk membukanya silahkan masukan password yang telah diberikan dari Neurona. Terimakasih