• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia. Pastikan Anda telah terdaftar menjadi pelanggan untuk dapat mengunduh artikel selengkapnya.

  • Sekretariat: Departemen Neurologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi

      Kirim Artikel     Cara Berlangganan      RSS

    Dengan berlangganan majalah Neurona, Anda dapat mengakses full PDF dan mendapat kemudahan mengakses berbagai artikel ke redaksi.

Vol. 35 No. 3 Juni 2018


PREDIKTOR SYMPTOMATIC INTRACEREBRAL HEMORRHAGE PASCATROMBOLISIS INTRAVENA PADA STROKE ISKEMIK AKUT
Al Rasyid,* Salim Harris,* Mohammad Kurniawan,* Rakhmad Hidayat,* Taufik Mesiano*
PREDICTORS OF SYMPTOMATIC INTRACEREBRAL HEMORRHAGE FOLLOWING INTRAVENOUS THROMBOLYSIS IN ACUTE ISCHEMIC STROKE

ABSTRACT

Despite its effectiveness, the percentage of ischemic stroke patients who received definitive treatment, thrombolysis, never went above 10%, due to one of the reason is the occurrence of severe, post-therapeutic complications, such as symptomatic intracerebral hemorrhage (sICH). Several factors contribute to sICH occurrence are age, severity of stroke, early changes of ischemic sign, hyperglycemia, blood pressure, antiplatelet use and its interval. Patients with highest risk of sICH has been shown to have the greatest benefits from thrombolysis among other subgroup patients, therefore withholding therapy is not a choice. Compliance to the stroke’s guidelines could reduce the risk of complications as well as boost effectiveness of treatment.

Keywords: Safety predictors, acute ischemic stroke, thrombolysis, sICH

ABSTRAK

Walau terbukti efektif, persentase pasien yang dapat dilakukan tindakan definitif stroke iskemik akut berupa trombolisis  tidak  pernah  mencapai  angka  10%,  salah  satunya  disebabkan  pertimbangan  terhadap  komplikasi  berat, seperti symptomatic intracerebral hemorrhage (sICH). Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian sICH antara lain usia, derajat stroke, perubahan tanda iskemik dini, hiperglikemia dan diabetes melitus, tekanan darah, penggunaan antiplatelet, serta waktu pemberian. Pasien dengan risiko sICH tertinggi memiliki keuntungan terbesar dari trombolisis sehingga menunda tindakan bukanlah suatu opsi. Kepatuhan terhadap panduan tindakan dapat mengurangi angka kejadian komplikasi berat.

Kata kunci: Prediktor keamanan, stroke iskemik akut, trombolisis, sICH

---------------------------------------------
*Divisi Neurovaskular Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Korespodensi: alrasyid50@yahoo.com


Download Article

File ini telah disetting dengan password, untuk membukanya silahkan masukan password yang telah diberikan dari Neurona. Terimakasih