• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia. Pastikan Anda telah terdaftar menjadi pelanggan untuk dapat mengunduh artikel selengkapnya.

  • Sekretariat: Departemen Neurologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi

      Kirim Artikel     Cara Berlangganan      RSS

    Dengan berlangganan majalah Neurona, Anda dapat mengakses full PDF dan mendapat kemudahan mengakses berbagai artikel ke redaksi.

Vol. 35 No. 4 September 2018


FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO TINGGI OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA PADA PASIEN FIBRILASI ATRIUM
Nushrotul Lailiyya,* Sobaryati,* Novia Aiko,* Chaerul Achmad**
FACTORS THAT INFLUENCE HIGH RISK FOR OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA IN ATRIAL FIBRILLATION PATIENTS

ABSTRACT

Introduction: Atrial fibrillation (AF) is the most frequent cardiac arrhythmia in the world and associated with high morbidity and mortality. Obstructive sleep apnea (OSA) is strongly associated with AF and its prevalence is 32%-62%. Obstructive sleep apnea screening and its reduction are one approach to reduce the risk of and increasing the treatment effectiveness of AF.

Aims: To determine factors that influence the high risk for OSA in AF patients.

Methods: We performed a cross-sectional  analytical  and observational  study in AF patients at Hasan Sadikin Hospital, Salamun Hospital, and Ujung Berung Hospital, Bandung during period of November 2017 to January  2018. STOPBANG were used to screen OSA.

Results: There were 100 subjects with age 62±12 years old, 43% male, 38% smoking, 14% obese, 16% had neck circumference ≥40cm, and majority had high risk of OSA (71%) and hypertension (74%). The factors that influence the high risk for OSA in the AF patients were hypertension, age, gender, neck circumference, and smoking.

Discussion: Hypertension, age, gender, neck circumference, and smoking are related to the the high risk for OSA in AF patients.

Keywords: Atrial fibrillation, obstructive sleep apnea, STOPBANG

ABSTRAK

Pendahuluan: Fibrilasi atrium (FA) merupakan gangguan irama jantung (aritmia) yang paling banyak ditemukan di dunia dan berkaitan dengan morbiditas dan mortalitas yang cukup tinggi. Obstructive sleep apnea (OSA) sangat berkaitan dengan FA dengan prevalensi 32%-62%. Skrining OSA dan berhasilnya terapi OSA pada pasien FA merupakan salah satu pendekatan untuk menurunkan risiko dan meningkatkan efektivitas tata laksana FA.

Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan risiko tinggi OSA pada pasien FA.

Metode: Penelitian analitik observasional dengan studi potong lintang pada pasien FA di Poliklinik Kardiologi RSUP Dr. Hasan Sadikin, RS Salamun, dan RS Ujung Berung, Bandung selama periode November 2017-Januari 2018. Skrining OSA menggunakan kuesioner STOPBANG.

Hasil: Terdapat 100 orang subjek dengan rerata usia 62±12 tahun, 43% laki-laki, 38% merokok, 14% obesitas, 16% memiliki lingkar leher ≥40cm, serta mayoritas  berisiko tinggi OSA (71%) dan hipertensi (74%). Faktor-faktor yang memengaruhi risiko tinggi OSA penelitian secara berurutan adalah hipertensi, usia, jenis kelamin, lingkar leher, dan merokok.

Diskusi: Hipertensi, usia, jenis kelamin, lingkar leher, dan merokok berpengaruh terhadap   risiko tinggi OSA pada pasien FA.

Kata kunci: Fibrilasi atrium, obstructive sleep apnea, STOPBANG

----------------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Padjadjaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung; **Departemen Kardiologi FK Universitas Padjadjaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung.

Korespondensi: noviaaiko@yahoo.com


Download Article

File ini telah disetting dengan password, untuk membukanya silahkan masukan password yang telah diberikan dari Neurona. Terimakasih