• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia. Pastikan Anda telah terdaftar menjadi pelanggan untuk dapat mengunduh artikel selengkapnya.

  • Sekretariat: Departemen Neurologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi

      Kirim Artikel     Cara Berlangganan      RSS

    Dengan berlangganan majalah Neurona, Anda dapat mengakses full PDF dan mendapat kemudahan mengakses berbagai artikel ke redaksi.

Vol. 35 No. 4 September 2018


PERAN INTERVENSI MINIMAL TIPE ABLASI RADIOFREKUENSI DALAM PENANGANAN NYERI KRONIK
Yusak Mangara Tua Siahaan,* Hugo Dwiputra Wiradarma**
THE ROLE OF RADIOFREQUENCY ABLATION AS MINIMAL INTERVENTION IN MANAGING CHRONIC PAIN

ABSTRACT

Chronic pain is one of the most common complaints in everyday clinical practice. These complaints not only cause disruption to physical functioning, but also to social, mental, and economic functions. Recent studies have demonstrated the potential of interventional therapy, including radiofrequency (RF) ablation in the management of chronic pain. The objective of this procedure is to cause lesions in the neural network that inhibits the transmission of pain signals to the brain. Radiofrequency ablation shows higher levels of pain control and less minimal side effects, thus may be one of the preferred therapy in the management of chronic pain.

Keywords: Ablation, chronic pain, radiofrequency

ABSTRAK

Nyeri kronik merupakan salah satu keluhan yang sering ditemui pada praktik klinis sehari-hari. Keluhan ini tidak hanya mengakibatkan gangguan pada fungsi fisik, tetapi juga terhadap fungsi sosial, mental, maupun ekonomi. Penelitian terkini menunjukkan potensi terapi intervensi, termasuk ablasi radiofrekuensi (RF) dalam mengatasi nyeri kronik. Prin- sip kerja prosedur ini adalah dengan memimbulkan lesi pada jaringan saraf sehingga menghambat transmisi sinyal nyeri menuju otak. Ablasi RF menunjukkan tingkat kontrol nyeri yang lebih tinggi dengan efek samping yang lebih minimal, sehingga dapat menjadi salah satu terapi pilihan dalam penanganan nyeri kronik.

Kata kunci: Ablasi, nyeri kronik, radiofrekuensi

-----------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Pelita Harapan/RS Siloam Lippo Village, Tangerang; **Departemen Neurologi RS Siloam Lippo Village, Tangerang.

Korespondensi: dryusaks2002@gmail.com.


Download Article

File ini telah disetting dengan password, untuk membukanya silahkan masukan password yang telah diberikan dari Neurona. Terimakasih