• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol. 37 No. 3 Juni 2020


MULTIPEL SKLEROSIS PROGRESIF SEKUNDER, GEJALA KLINIS, DIAGNOSIS, DAN TATA LAKSANA
Nadia Devianca,* Kartika Maharani,* Darma Imran,* Riwanti Estiasari*
SECONDARY PROGRESSIVE MULTIPLE SCLEROSIS, CLINICAL MANIFESTATION, DIAGNOSIS, AND MANAGEMENT

ABSTRACT

Multiple sclerosis (MS) is a chronic inflammatory autoimmune disorder of the central nervous system (CNS) affecting the myelin. MS is very detrimental which causes disability and will reduce the productivity and quality of life of the patients, especially if it progressed to secondary progressive multiple sclerosis (SPMS) which there will be a continuous worsening of neurological deficits. Early detection of symptom progression can be done to overcome the problems that may occur in SPMS. By early detection, immediate therapy of SPMS can be given thus preventing the progression. It is therefore important for us to know the definition of SPMS, how to detect progression, and the treatment options for SPMS that will be explained in this literature review.

Keywords: Progression, therapy, SPMS

ABSTRAK

Multipel sklerosis (MS) merupakan penyakit autoimun inflamasi kronik pada sistem saraf pusat (SSP) yang menyebabkan kerusakan pada mielin. MS sangat berpotensi menyebabkan kecacatan sehingga akan menurunkan produktivitas dan kualitas hidup penyandangnya, terutama jika MS mengalami perkembangan menjadi tahap progresif, atau yang disebut sebagai secondary progressive multiple sclerosis (SPMS). Pada SPMS akan terjadi perburukan defisit neurologis yang terjadi terus menerus. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah yang terjadi pada SPMS adalah dengan mengenali gejala progresivitas secara dini. Dengan mendeteksi adanya progresivitas dari awal, terapi SPMS dapat segera diberikan agar progresivitas tidak semakin memburuk. Oleh karena itu penting bagi kita mengetahui definisi SPMS, cara mendeteksi progresivitas, hingga pilihan-pilihan terapi untuk SPMS yang akan dijelaskan pada tinjauan pustaka ini.

Kata kunci: Progresivitas, SPMS, terapi

-------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta; **RS Universitas Indonesia, Depok.

Korespondensi: riwanti.estiasari04@ui.ac.id


Download Article