• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol. 37 No. 3 Juni 2020


HUBUNGAN KOLESTEROL NON-HDL TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DENGAN DEFISIT NEUROLOGIS RINGAN
Aylenia Lysandra,* Budi Riyanto Wreksoatmodjo,** Josephine Retno Widayanti**
A STUDY ON THE ASSOCIATION OF NON-HDL CHOLESTEROL AND COGNITIVE FUNCTION IN MILD STROKE PATIENTS

ABSTRACT

Introduction: Ischemic stroke patients have higher risk of cognitive decline. Severity of cognitive impairment depends on the severity of neurological deficit. The severity of cognitive impairment is also affected by abnormal non-HDL cholesterol level which includes atherogenic lipid that causes atherosclerosis.

Aim: Understanding the association of non-HDL cholesterol and cognitive function in mild stroke patients at Atma Jaya Hospital in 2014-2018.

Methods:A cross-sectional study by analyzing stroke registry patients (115subjects). Data is analyzed by using Chi-square test and Fisher exact test.

Results:Total sample of this research is 115 respondents. Mean age was 58±11,286 years old and30,4% graduated from senior high school. 38,3% have cognitive impairment measured by Mini Mental State Examination (MMSE), of which 79.5% have abnormal non-HDL cholesterol. Meanwhile, 70,4% have cognitive impairment measured by Montreal Cognitive Assessment Indonesian Version (MoCA-Ina), of which 76.5% have abnormal non-HDL cholesterol. Cognitive function measured by MMSE and MoCA-Ina has no significant association with non-HDL cholesterol (respectively).

Discussion: This research contradicted the previous research. It is suspected that there is no direct relationship between non-HDL cholesterol and cognitive function. Besides, cholesterol acts as antioxidant, has a role in neurotransmission and has a protective effect.

Discussion: Cognitive function in patients with mild stroke, measured by MMSE and MoCA-Ina, is not associated with non-HDL Cholesterol.

Keywords:Cognitive function, ischemic stroke, mild stroke, non-HDL cholesterol

ABSTRAK

Pendahuluan: Pasien stroke iskemik memiliki risiko menderita gangguan kognitif. Derajat gangguan kognitif antara lain dipengaruhi tingkat defisit neurologis. Derajat gangguan kognitif juga dipengaruhi oleh kadar kolesterol non-high density lipoprotein (non-HDL) yang abnormal karena mengandung semua lipid aterogenik yang menyebabkan terjadinya aterosklerosis.

Tujuan: Mengetahui hubungan kadar kolesterol non-HDL terhadap gangguan kognitif pasien stroke iskemik terhadap defisit neurologis ringan di Rumah Sakit Atma Jaya pada tahun 2014-2018.

Metode: Penelitian potong lintang dengan menganalisis rekam medis pasien (115 subjek). Analisis data menggunakan uji Chi-square dan uji Fisher.

Hasil: Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 115 orang. Rerata usia adalah 58±11,286 tahun. Tingkat pendidikan dengan proporsi tertinggi adalah Sekolah Menengah Atas (SMA), yaitu 30,4%. Berdasarkan Mini Mental State Examination (MMSE), 44 sampel (38,3%)  mempunyai gangguan kognitif, dan 79,5% di antaranya memiliki kadar kolesterol non-HDL abnormal. Sementara itu, berdasarkan Montreal Cognitive Assessment Versi Indonesia (MoCA-Ina), 81 sampel (70,4%) mempunyai gangguan kognitif, dan 76,5% di antaranya memiliki kadar kolesterol non-HDL abnormal. Kolesterol non-HDL tidak berhubungan signifikan dengan fungsi kognitif yang diukur baik dengan MMSE maupun MoCA-Ina.

Diskusi: Penelitian ini bertentangan dengan penelitian sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh tidak ada hubungan secara langsung antara kolesterol non-HDL dan fungsi kognitif. Selain itu, kolesterol berperan sebagai antioksidan yang membantu transmisi sinyal saraf dan bersifat neuroprotektor.

Kata kunci: Defisit neurologis ringan, fungsi kognitif, kolesterol non-HDL, stroke iskemik

----------------------------------------------------
*FKIK Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta **Departemen Neurologi FKIK Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta.

Korespondensi: aylenial1@gmail.com.


Download Article