• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol. 37 No. 3 Juni 2020


HUBUNGAN KADAR ANTIBODI RESEPTOR ASETILKOLIN DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT MIASTENIA GRAVIS DI RS CIPTO MANGUNKUSUMO
Manfaluthy Hakim,* Fika Tiara,* Ahmad Yanuar,* Winnugroho Wiratman,* Luh Ari Indriawati,* Astri Budikayanti,* Fitri Octaviana*
ASSOCIATION BETWEEN LEVEL OF ACETYLCHOLINE RESEPTOR ANTIBODY AND MYASTHENIA GRAVIS SEVERITY IN  CIPTO MANGUNKUSUMO HOSPITAL

ABSTRACT

Introduction: Acetylcholine receptor (AChR) antibody is main antibody in pathogenesis of myasthenia gravis (MG). AChR antibody is an important diagnostic tests. Myasthenia gravis  clinical features can be divided into ocular, generalized and bulbar MG. Severity of MG can be assessed based on MG composite score (MG-cs).

Aim: To evaluate association between level of AChR antibody and MG severity based on MG severity in Cipto Mangunkusumo Hospital.

Methods: This was a descriptive-analytic cross-sectional study which were done at Cipto Mangunkusumo Hospital during January to November 2017. Inclusion criteria were MG patients aged 18-75 years old. Assessment of MG composite score and blood withdrawal were performed at the same time. The level of AChR antibody was measured by ELISA method.

Results: There were 72 subjects met inclusion criteria. Mean age was 43 years old (SD 12.56) with proportion higher in women (2.5:1). Ocular MG was the most initial symptom (79.2%) and early onset was the most common(77.8%). There were 59.7% subject who had seropositive AChR antibody. There was no significant association between seropositive AChR antibody and gender, age of onset, MG type, MGFa classification, immunotherapy. There was no association between level of AChR antibody  and MG-cs(p=0.727).

Discussion: There wasn’t any association between level of AChR antibody  and MG severity based on MG-cs.

Keywords: AChR antibody, MG composite score, MG severity

ABSTRAK

Pendahuluan: Antibodi reseptor asetilkolin (anti-AChR) merupakan antibodi utama dalam patogenesis penyakit miastenia gravis (MG). Pemeriksaan antibodi ini merupakan salah satu pemeriksaan penting dalam menegakkan diagnosa. Gambaran klinis MG dapat terbagi menjadi MG okular, MG generalisata dan MG bulbar. Tiap individu dapat memiliki derajat keparahan yang berbeda yang dinilai berdasarkan MG composite score (MG-cs).

Tujuan: Untuk mengetahui adanya hubungan kadar anti-AChR dengan derajat keparahan penyakit MG berdasarkan MG-cs di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang yang melibatkan pasien MG di RSCMpada bulan Januari 2017- November 2017. Kriteria inklusi subjek ialah pasien yang telah didiagnosa MG berusia 18-75 tahun. Pemeriksaan kadar anti-AChR dengan metode ELISA. Penilaian MG-cs dilakukan bersamaan dengan pengambilan sampel darah.

Hasil: Didapatkan 72 subjek yang sesuai kriteria inklusi. Rerata usia subjek adalah 43 tahun (SD 12,56) dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak (2,5:1). Gejala okular merupakan gejala terbanyak saat awitan (79,2%) dan early onset MG lebih banyak ditemukan (77,8%). Sebanyak 59,7% subjek memiliki seropositif anti-AChR. Tidak ada perbedaan bermakna seropositifitas anti-AChR pada kelompok berdasarkan jenis kelamin, usia awitan, tipe MG, dan pemberian terapi imunosupresan. Tidak didapatkan hubungan bermakna antara kadar anti-AChR dengan MG-cs (p=0,727).

Diskusi: Kadar anti-AChR tidak berhubungan dengan derajat keparahan penyakit MG.

Kata kunci: Antibodi reseptor asetilkolin, derajat keparahan MG, MG-cs.

--------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Korespondensi: manfaluthy.hakim@ui.ac.id


Download Article