• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol. 37 No. 4 September 2020


EVALUASI TAJAM PENGLIHATAN DAN INDEKS PROPTOSIS PASIEN MENINGIOMA SPHENOORBITA PASCAOPERASI KRANIEKTOMI
Renindra Ananda Aman,* Ryan Rhiveldi Keswani,* Syaiful Ichwan,* Samsul Ashari, Setyo Widi Nugroho*

POST OPERATIVE OUTCOME OF SPHENOORBITAL MENINGIOMA: EVALUATION ON VISUAL ACUITY AND PROPTOSIS INDEX

ABSTRACT

Introduction: Sphenoorbital meningioma (SOM) is an exophytic tumor mass that infiltrates the bone at the sphenoid wing, lateral orbital walls, orbital roofs, and extends to superior orbital fissures. The classic triad of clinical features are proptosis, decreased visual acuity, and ophthalmoplegia. The outcomes of our postoperative patients have not been evaluated before.

Aim: We would like to evaluate the clinical characteristics of the sphenoorbital menigioma patients before and after surgery.

Methods: A cross sectional study was performed. Subjects were patients with sphenoorbital meningiomas who came to Cipto Mangunkusumo General Hospital  from January 2014 through December 2015. All patients underwent craniectomy and lateral orbitotomy. We evaluated the visual acuity using the Snellen chart and proptosis index before and after surgery by measuring the protuded eye in an axial CT scan.

Results: There were 66 samples in this study, and 65 of the samples were females. The age range is from 31 to 64 years. The mean proptosis index of preoperative is 18.27 and the post operative is 16.43. The mean proptosis index reduction is 1.84. Post operative visual acuity was improved only in 3 (9.7%) samples.

Discussion: Sphenoorbital meningioma patients after surgery were shown markedly improvement in the proptosis index. However, the visual acuity was not markedly improved after surgery.

Keywords: Proptosis index, sphenoorbital meningioma, visual acuity

ABSTRAK

Pendahuluan:Meningioma sphenoorbita (MSO) adalah massa tumor eksofitik yang menginfiltrasi tulang pada sphenoid ridge, dinding lateral orbita, atap orbita, dan meluas ke fisura orbita superior. Trias klasik dari klinis pasien adalah penonjolan bola mata (proptosis), penurunan ketajaman penglihatan (visus) dan oftalmoplegia. Hasil dari operasi pasien MSO belum pernah dievaluasi sebelumnya, terutama terhadap visus dan proptosis.

Tujuan: Mengevaluasi karakteristik klinis pasien meningioma sphenoorbita sebelum dan sesudah operasi.

Metode: Penelitian deskriptif dengan desain potong lintang. Subjek adalah pasien MSO yang datang ke Unit Rawat Jalan Bedah Saraf RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM)  dari Januari 2014 hingga Desember 2015. Semua pasien menjalani operasi kraniektomi, orbitotomi lateral dan reseksi tumor. Ketajaman visus dievaluasi dengan Snell chart dan indeks proptosis pasien dievaluasi sebelum dan sesudah operasi dengan mengukur mata yang proptosis pada CT scan aksial.

Hasil: Terdapat 66 pasien yang dievaluasi dalam penelitian ini dan 65 pasien adalah perempuan. Rentang usia 31-64 tahun. Indeks proptosis rata-rata preoperasi adalah 18,27 dan pascaoperasi adalah 16,43. Pengurangan indeks proptosis rata-rata adalah 1,84. Visus pasien pascaoperasi mengalami perbaikan hanya pada 9,7% pasien.

Diskusi: Pasien MSO yang dioperasi terdapat pengurangan indeks proptosis tetapi hanya sedikit perbaikan visus.

Kata kunci: Indeks proptosis, meningioma sphenoorbita, visus 

-------------------------------------------------------------
*Departemen Bedah Saraf FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Korespondensi: rajohnwien@gmail.com


Download Article