• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol. 37 No. 4 September 2020


HUBUNGAN WAKTU TUNGGU MENUJU OPERASI PENGANGKATAN TUMOR INTRAKRANIAL DENGAN SKALA PERFORMA KARNOFSKY PASCAOPERASI
Setyo Widi Nugroho,* Aryandhito Widhi Nugroho,* Renindra Ananda Aman,* Hanif Gordang Tobing*
THE ASSOCIATION BETWEEN WAITING TIME TO INTRACRANIAL TUMOR REMOVAL AND POSTOPERATIVE KARNOFSKY PERFORMANCE SCALE

ABSTRACT

Introduction: The waiting time to elective intracranial tumor removal surgery in Indonesia is unknown, let alone its association with postoperative functional outcome.

Aim: To identify the waiting time to elective intracranial tumor removal and to analyze its association with poor functional outcome, defined by 3-months postoperative Karnofsky Performance Scale (KPS score) of <70.

Methods: This medical record-based retrospective study was performed on intracranial tumor patients underwent elective tumor removal surgery in 2016. Multivariable logistic regression analyses were utilized to determine any significant association between waiting time to elective intracranial tumor removal surgery and poor functional outcome, adjusting for age, sex, preoperative KPS score, pre- and postoperative tumor volume, percentage of tumor removal, tumor histopathology, and grading.

Results: Data were obtained from 191 patients, with histopathology distributions as follows: 49% meningiomas, 22% pituitary adenomas, 9% astrocytomas, 3% metastatic tumors, 3% primary central nervous system lymphomas, 2% oligodendrogliomas, 2% craniopharyngiomas, and 10% others. Overall median (min-max) of waiting time to elective intracranial tumor removal surgery was 35 (0-529) days. Significant association between waiting time to elective intracranial tumor removal surgery and poor functional outcome was evident in univariable analysis (OR 1.004), but not in multivariable analysis. The collinearity value of pre- and postoperative tumor volume, percentage of tumor removal with waiting time were, respectively, 5.92; 5.69; and 3.2.

Discussion: There was no significant association between waiting time to elective intracranial tumor removal surgery and poor functional outcome. Strong collinearities were identified between pre- and post-operative tumor volume, percentage of tumor removal and waiting time to elective intracranial tumor removal surgery.

Keywords: functional outcome, intracranial tumor, removal surgery, waiting time

ABSTRAK

Pendahuluan: Waktu tunggu menuju operasi pengangkatan tumor intrakranial elektif di Indonesia masih belum diketahui, terlebih lagi hubungannya dengan luaran fungsional pascaoperasi.

Tujuan: Mengukur waktu tunggu menuju operasi pengangkatan tumor intrakranial elektif dan menganalisis hubungannya dengan luaran fungsional buruk, yang didefinisikan skor Skala Performa Karnofsky (KPS) 3 bulan pascaoperasi <70.

Metode: Studi retrospektif berbasis rekam medis ini dilaksanakan pada pasien tumor intrakranial yang menjalani operasi pengangkatan tumor elektif pada tahun 2016. Analisis regresi logistik multivariabel dipergunakan untuk mencari adanya hubungan bermakna antara waktu tunggu menuju operasi pengangkatan tumor intrakranial elektif dengan luaran fungsional buruk, sambil mempertimbangkan usia, jenis kelamin, skor KPS praoperasi, volume tumor pra- dan pascaoperasi, persentase pengangkatan tumor, patologi. dan grading tumor.

Hasil: Data diperoleh dari 191 pasien, dengan distribusi histopatologi sebagai berikut: 49% meningioma, 22% adenoma hipofisis, 9% astrositoma, 3% tumor metastatik tumors, 3% limfoma sistem saraf pusat primer, 2% oligodendroglioma, 2% kraniofaringioma, dan 10% lain-lain.Median (min-maks) waktu tunggu secara umum adalah 35 (0-529) hari. Tampak hubungan bermakna antara waktu tunggu menuju operasi pengangkatan tumor intrakranial elektif dengan luaran fungsional buruk pascaoperasi pada analisis univariabel (RO 1,004), tetapi tidak pada analisis multivariabel. Nilai kolinearitas volume tumor pra-operasi, pascaoperasi dan persentase pengangkatan tumor dengan waktu tunggu masing-masing adalah sebesar 5,92; 5,69; dan 3,2.

Diskusi: Tidak ada hubungan bermakna antara waktu tunggu menuju operasi pengangkatan tumor elektif dengan luaran fungsional buruk pascaoperasi. Terdapat kolinearitas kuat antara waktu tunggu dengan volume tumor pra- dan pascaoperasi serta persentase pengangkatan tumor.

Kata Kunci: luaran fungsional, operasi pengangkatan tumor, tumor intrakranial, waktu tunggu

----------------------------------------------------
*Departemen Bedah Saraf, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo.

Korespondensi: nug_widi@yahoo.co.id


Download Article