• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol. 37 No. 4 September 2020


PERAN MAGNETIC RESONANCE IMGAGING DALAM DIAGNOSIS DAN PROGNOSIS CEDERA MEDULA SPINALIS AKUT
Reyhan Eddy Yunus,* Taufik Budianto,* Trifonia Pingkan Siregar,* Thariqah Salamah,* Ramdinal Aviesena Zairinal,** Mohammad Triadi Wijaya***
THE ROLE OF MAGNETIC RESONANCE IMGAGING IN DIAGNOSIS AND OUTCOME PREDICTION OF SPINAL CORD INJURY

ABSTRACT

 
Spinal cord injury is a common type of injury that can be highly fatal. Clinically, spinal cord injury can be assessed using standardized physical examination scoring from International Standards for Neurological and Functional Classification of Spinal Cord Injury Patients, which is the American Spinal Injury Association (ASIA) impairment scale or often called as AIS. The results of this scoring will then be combined with magnetic resonance imaging (MRI) examination to determine the diagnosis and prognosis. In this case, we report a 20-year-old male complaining weakness in four extremities after traffic accident while driving a motorcycle. Based on neurological examination, the patient can barely feel a touch sensation and cannot move both his arms and legs at all. Cervical X-ray examination showed dislocation fracture on C5 level. Further MRI examination showed edema and spinal cord hemorrhage around fracture area. The findings of edema and spinal cord hemorrhage on MRI examination are useful in diagnosing and predicting the outcome of patient with spinal cord injury.
 
Keywords: AIS score, MRI, spinal cord injury
 
ABSTRAK

Cedera atau trauma medula spinalis merupakan salah satu jenis cedera yang sering ditemui dan dapat berakibat fatal. Secara klinis, cedera medula spinalis dapat dinilai dengan pemeriksaan fisis terstandar dari International Standards for Neurological and Functional Classification of Spinal Cord Injury Patients yaitu panduan American Spinal Injury Association (ASIA) impairment scale atau biasa disebut AIS. Hasil pemeriksaan dari skor AIS yang dihubungkan dengan pemeriksaan MRI untuk menegakkan diagnosis dan menetukan prognosis pasien. Pada kasus ini akan dilaporkan pasien laki-laki usia 20 tahun datang ke IGD rumah sakit dengan keluhan kelemahan keempat anggota gerak setelah mengalami kecelakaan lalu lintas saat sedang mengendarai sepeda motor. Pada pemeriksaan neurologis pasien masih dapat merasakan sedikit sentuhan namun tidak menggerakkan keempat ekstremitas sama sekali. Pemeriksaan X-ray servikal menunjukkan adanya fraktur dislokasi setinggi C5. Pemeriksaan MRI menunjukkan fraktur dislokasi setinggi C5 disertai edema dan perdarahan medula spinalis. Temuan edema dan perdarahan medula spinalis pada pemeriksaan MRI bermanfaat dalam proses diagnosis serta menentukan prognosis pasien dengan cedera medula spinalis akut.
 
Kata kunci: Cedera medula spinalis, MRI, skor AIS
 
-----------------------------------------------------
*Departemen Radiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Indonesia; **Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Indonesia; ***Departemen Orthopaedi dan Traumatologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Indonesia.
 
Korespondensi: reyhanyunus@ui.ac.id


Download Article