• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 27 No. 2 Januari 2010


PERUBAHAN FUNGSIONAL PENYAKAIT PARKINSON DENGAN MENGGUNAKAN UNIFIED PARKINSON'S DISEASE RATING SCALE (UPDRS)
Herlina Sari*, Salim Harris* , Manfaluthy Hakim*, Yusuf Misbach*, Herqutanto**

ABSTRACT 
Introduction: Progressive decline in functional status is the expected natural course of Parkinson’s disease. The variability between patients, manifested by individual patients motoric function and disability seem to progress at different rates.
Aim: To determine the overall rate of functional decline after 4 years in patients with Parkinson’s disease who were receiving routine treatment and to assess the factors associated with functional changes in disease progression.
Methods: A comparative serial surveystudy. Of the 42 patients originally derived from a hospital-based study, 37 were re-examined after 4 years of follow-up. Information on functional status was obtained using the same scale Unified Parkinson Disease Rating Scale (UPDRS) versi 3.0, the Hoehn and Yahr staging, and the Schwab and England score, when assessed during the on state.
Results: After 4 years, compared with baseline there was significant changes (all p value <0,001), of total UPDRS score increase 13,76 points, UPDRS I- mentation, behavior and mood increase 2,32 points, UPDRS II- ADL increase 4,95 points, UPDRS III- motor function increase 4,49 points, UPDRS IV-complication of treatment increase 1,97 points and Schwab and England scale decreased 6,22%. Older age, longer disease duration, first cardinal sign’s rigid-akinetic, and poor compliance were associated with greater impairment in functional scale.
Conclusions: We found a functional decline of total UPDRS, each UPDRS subscale, also the the Hoehn and Yahr staging and the Schwab and England ADL scale. Overall rate of functional scale worsened significantly with time. Age,disease duration, associated with functional scale changes thought to be due to involvement of non-dopaminergic brain structures, are related to more impaired functional status.
Keywords: Disease progression,functional changes, Parkinson’s disease, UPDRS.


ABSTRAK
Pendahuluan: Penurunan status fungsional diduga akan terjadi pada perjalanan alami penyakit Parkinson.Variasi antar pasien berwujud perbedaan derajat perubahan fungsi motorik dan disabilitas yang berbeda-beda.
Tujuan: Untuk menentukan angka perubahan fungsional selama periode 4 tahun pada penderita Parkinson di RSCM yang mendapat obat antiparkinson rutin dan menetukan faktor-faktor yang diduga berhubungan dengan perubahan fungsional penyakit Parkinson.
Metode: Suatu studi comparative serial survey, dari 42 pasien dengan diagnosa klinis penyakit Parkinson, skala fungsional 37 orang pasien difollow- up kembali setelah 4 tahun. Informasi skala fungsional dengan menggunakan Unified Parkinson Disease Rating Scale (UPDRS) versi 3.0, stadium Hoehn dan Yahr, dan skala Schwab dan England, evaluasi UPDRS dilakukan pada fase on.
Hasil: Setelah periode 4 tahun telah terjadi penurunan bermakna semua subskala fungsional UPDRS (semua p<0,001), berupa kenaikan skor UPDRS total sebesar 13,76 angka, kenaikan skor UPDRS I - mental, prilaku & mood sebesar 2,32 angka, kenaikan skor UPDRS II - ADL sebesar 4,95 angka, kenaikan skor UPDRS III - motorik sebesar 4,49 angka, kenaikan skor UPDRS IV - komplikasi pengobatan sebesar 1,97 angka, kenaikan skor UPDRS III-motorik sebesar 4,49 angka, kenaikan stadium Hoehn-Yahr sebesar 0,35 angka, penurunan skala Schwab-England sebesar 6,22%. Usia lebih tua, makin lama durasi sakit, gejala kardinal awal rigid akinetik dan kepatuhan minum obat yang rendah berhubungan dengan penurunan fungsional yang lebih buruk.
Kesimpulan: Didapatkan penurunan fungsional pada UPDRS total, setipa subskala Angka keseluruhan skala fungsional memburuk secara bermakana dengan bertambahnya waktu. Usia dan durasi sakit berhubungan perubahan skala fungsional diduga berkaitan dengan keterlibatan struktur non-dopaminergik, berhubungan dengan status fungsional yang lebih menurun.
Kata kunci: Penyakit Parkinson, perjalanan penyakit,perubahan fungsional, UPDRS.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, **Departemen Komunitas FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta

 


Download Article


Vol 27 No. 2 Januari 2010


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics