• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 27 No. 3 April 2010


NYERI FIBROMIALGIA: NYERI PATOLOGI ATAU NYERI IDIOPATIK?
Jan S. Purba*

ABSTRACT

Introduction: Fibromyalgia (FM) is a chronic, multidimensional, idiopathic pain syndrome defined by widespread musculoskeletal pain. The FM refers to a collection of symptoms with no clear pathologic cause, but the symptoms together constitute a clearly recognizable and distinct pathologic entity.
Clinically, fibromyalgia involves muscle, ligament, and tendon (connective tissue) pain and stiffness, which does not affect the joints. Most fibromyalgia sufferers experience chronic and widespread pain that can get worse when they are exposed to certain aggravating factors. Many recent studies have emphasized the role of central nervous system pain processing abnormalities in FM, including central sensitization and inadequate pain inhibition.
The diagnosis is made through the examiner’s clinical observations. The differential diagnosis must include other somatic syndromes as well as disease entities, including hypothyroidism, diabetes mellitus, electrolyte imbalance, multiple sclerosis, and cancer.Because fibromyalgia is chronic and may affect all areas of an individual’s functioning, the physician needs to also evaluate the social support systems of patients with fibromyalgia.
The approach to treatment should integrate patient education as well as nonpharmacologic and pharmacologic modalities. Unfortunately, treating fibromyalgia pain isn’t always easy.

Keywords: Fibromyalgia, pathological pain or idiopathic pain

ABSTRAK

Pendahuluan: Fibromialgia (FM) adalah nyeri muskuloskletal yang kronik, multidimensi dan idiopatik. Sebutan nyeri fibromialgia merupakan kumpulan simtoma yang penyebabnya tidak jelas walaupun dengan keluhan yang nyata seperti nyeri otot, nyeri ligamentum dan tendon tanpa keluhan persendian.
Beberapa studi membuktikan adanya keterlibatan sistem saraf sentral dalam patologi FM dalam bentuk sensitasi sentral. Pada umumnya keluhan nyeri FM berlangsung kronik dan bisa diperberat oleh keberadaan faktor pemicu seperti stres psikologik maupun stres biologik.
Untuk menentukan diagnosa dibutuhkan pemeriksaan dan observasi secara klinis. Diagnosa diferensial antara lain hipotiroid, diabetes melitus, gangguan keseimbangan elektrolit, multiple sclerosis, dan tumor. Fibromialgia adalah penyakit kronik oleh sebab itu penyakit ini akan berdampak pada permasalahan biopsikososial.
Strategi terapi adalah dengan pendekatan edukasi disamping terapi farmakologik dan non-farmakologik walaupun hasilnya tidak selalu memuaskan.

Kata kunci: Fibromialgia, nyeri patologik atau nyeri idiopatik

---------------------------------------------------------------------------------------------

*Departemen Neurologi FKUniversitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta

 


Download Article