• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 27 No. 4 Juli 2010


MONTREAL COGNITIVE ASSESSMENT VERSI INDONESIA (MoCA-Ina) UNTUK SKRINING GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF
Nadia Husein*, Silvia Lumempouw*, Yetty Ramli*, Herqutanto**

ABSTRACT

Introduction: MoCA test is very sensitive in MCI screening. This MoCA test originated from Canada, which is differing in terms of culture and language from Indonesia. In order to be applicable in Indonesia, MoCA test have to go through validity and reliability exercises.

Aim: To develop Indonesian MoCA test instrument in Bahasa Indonesia, that passed the validaty and reliability test. At the end of the exercise we will get Indonesian MoCA test version that can be used to do cognitive functional assessment for patients in Indonesia.

Methods: This research uses cross sectional analysis to measure validity and calculate consensus rate between two physicians on assessment of the same patients in RSCM. Research is performed after review and approval from Indonesian Medical Ethic Comitte in October – November 2009. Validity test is performed using Transcultural World Health Organization ( WHO ) method with reliability analisys test-retest using K (Kappa) statistic.

Results: MoCA test validation went trhough 7 steps using the WHO Concept. Results from the research shows that total kappa value between 2 phisicians ( inter rater ) is 0.820, with details for each section are the following : Visuospatial / Executive 0,817; Naming 0,985; and Attention 0,969. Furthermore, for language is 0.990; abstraction 0,957; memory 0,984 and orientation 1,00.

Conclusions: Indonesian version of MoCA Test (MoCA-Ina) is a valid test instrument based on transcultural and reliable validation principles. MoCA-Ina is applicable and can be used by Neurologists and General Practicioners to do assessment on patiens in Indonesia.

Keywords: MCI, MoCA test, reliability test, validity test

ABSTRAK

Pendahuluan: Tes MoCA sangat sensitif untuk penapisan MCI. Tes MoCA berasal dari Kanada. Tes ini berasal dari negeri dan budaya yang berbeda dengan negara Indonesia, maka sebelum digunakan pada masyarakat luas harus dilakukan pengujian validitas dan reliabilitasnya terlebih dahulu.

Tujuan: Mendapatkan instrumen MoCA dalam bahasa Indonesia yang sudah divalidasi dan reliabilitas yang teruji, sehingga dapat digunakan dalam penilaian fungsi kognitif bagi pasien di Indonesia. 

Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan potong lintang untuk menilai validitas dan menghitung tingkat kesepakatan antara dua orang dokter di RS Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).Penelitian dilakukan di RSCM. Penelitian dilakukan setelah persetujuan dari komite etik penelitian kedokteran/kesehatan yakni pada bula0n Oktober – November 2009. Uji validitas dengan metode transcultural World Health Organization (WHO) dan uji reliabilitas dengan analisis reliabilitas test-retest dilakukan dengan statistik K (Kappa). 

Hasil: Validasi tes MoCA dilakukan dengan menggunakan konsep WHO yang terdiri atas 7 langkah. Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai Kappa total antara 2 orang dokter (inter rater) adalah 0,820. Sedangkan pada tiap-tiap ranah sebagai berikut : Visuospasial/eksekutif 0,817; penamaan (naming) 0,985; dan atensi 0,969. Sementara untuk ranah bahasa 0,990; abstraksi 0,957; memori 0,984, dan orientasi adalah 1,00.

Kesimpulan: Tes MoCA versi Indonesia (MoCA-Ina) telah valid menurut kaidah validasi transcultural dan reliable sehingga dapat digunakan baik oleh dokter ahli saraf maupun dokter umum. 

Kata Kunci: MCI, Tes MoCA, uji validitas, uji reliabilitas


----------------------------------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, **Departemen Ilmu Komunitas FK Universitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta

 


Download Article


Vol 27 No. 4 Juli 2010


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics