• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia. Pastikan Anda telah terdaftar menjadi pelanggan untuk dapat mengunduh artikel selengkapnya.

  • Sekretariat: Departemen Neurologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi

      Kirim Artikel     Cara Berlangganan      RSS

    Dengan berlangganan majalah Neurona, Anda dapat mengakses full PDF dan mendapat kemudahan mengakses berbagai artikel ke redaksi.

Vol 27 No. 4 Juli 2010


PERAN KALSIUM MITOCHONDRIAL DAN STRES OKSIDATIF TERHADAP APOPTOSIS PADA PENYAKIT NEURODEGENERATIF
Jan S. Purba*

ABSTRACT
Introduction: It has long been known that calcium (Ca2+) signals govern a host of vital cell functions and so are necessary for cell survival. However, more recently it has become clear that cellular Ca2+ overload, or perturbation of intracellular Ca2+ compartmentalization, can cause cytotoxicity and trigger either apoptotic or necrotic cell death. Neuronal death underlies the symptoms of many human neurological disorders, including multiple sclerosis (MS), Alzheimer's disease (AD), Parkinson's disease (PD) and Huntington's diseases (HD), stroke, and amyotrophic lateral sclerosis (ALS). The identification of specific genetic and environmental factors responsible for these diseases has bolstered evidence for a shared pathway of neuronal death involving oxidative stress, perturbed calcium homeostasis, mitochondrial dysfunction and activation of cysteine proteases called caspases. With the identification of mechanisms that either promote or prevent neuronal apoptosis come new approaches for preventing and treating neurodegenerative disorders.
Keywords: Apoptosis, calcium,neurodegeneration


ABSTRAK
Pendahuluan: Fungsi sel sangat bergantung pada signal Ca2+. Dengan demikian berarti bahwa keberadaan Ca2+ yang berlebihan dapat mengakibatkan toksik sehingga bisa memicu kematian sel baik dalam bentuk apoptosis atau nekosis. Kematian neuron merupakan tanda yang spesifik dari penyakit neurologik seperti AD, PD, HD, stroke serta ALS. Dari hasil identifikasi faktor genetik maupun pengaruh lingkungan pada penyakit tersebut diatas disimpulkan bahwa kematian neuron terbukti melibatkan stresoksidatif, gangguan keseimbangan Ca2+, disfungsi mitokhondria dan aktivasi enzim kaspase. Oleh sebab itu strategi penanggulangan penyakit neurodegenerative tersebut mendasar pada peran proteksi atau stimulasi proses apoptosis.
Kata kunci: Apoptosis,kalsium, neurodegenerasi


------------------------------------------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta

 


Download Article

File ini telah disetting dengan password, untuk membukanya silahkan masukan password yang telah diberikan dari Neurona. Terimakasih


 Panduan Praktik Klinik
Diagnosis dan Penatalaksanaan Demensia


Vol 27 No. 4 Juli 2010


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics