• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 28 No. 2 Januari 2011


GANGGUAN KOGNITIF PADA LANJUT USIA DENGAN EXCESSIVE DAYTIME SLEEPINESS
Nurul Komari*, Manfaluthy Hakim*, Diatri Nari Lastri*, Joedo Prihartono**

ABSTRACT

Introduction:
Sleep disorder was one of major problems in elderly but had less attention. Excessive daytime sleepiness (EDS) was main symptom of sleep disorder that could cause cognitive impairment of the elderly, noted when someone falls asleep in an inappropriate time and place, and lowering their quality of life. The purpose of this study was to know the impact of EDS to cognitive function in elderly.


Method:
This study designed as a comparative cross sectional conducted from August 2010 until all samples collected; consist of 30 elderly with EDS and 30 without EDS. They were paired by age, sex, and education. Each group which was matched inclusion criteria underwent screening using Epworth Sleepiness Scale (ESS) and cognitive screening CERAD and Trail making Test-B.


Result:
Elderly with EDS had almost 7 times greater risk to have cognitive impairment compared to elderly without EDS. Cognitive impairment proportion in elderly with EDS was 80%, and non EDS 36,6% particularly in recent memory, delayed memory, recognition and executive function. Hypertension, DM, and dyslipidemia were not confounding factor in both groups. While younger age had protective effect to cognitive impairment in non EDS group. Degree of EDS and cognitive impairment was not related.


Conclusion:
Excessive daytime sleepiness influenced cognitive impairment in elderly. Comprehensive management was needed to prevent cognitive impairment in elderly with EDS.


Keyword: 
Cognitive impairment, elderly, excessive daytime sleepiness, sleep disorder

ABSTRAK

Pendahuluan:
Gangguan tidur merupakan salah satu masalah pada lanjut usia (lansia) yang cukup besar namun selama ini kurang diperhatikan. Excessive daytime sleepiness (EDS) adalah suatu kondisi di mana seseorang jatuh tertidur pada waktu dan tempat yang tidak sesuai, merupakan gejala utama dari gangguan tidur, dapat menyebabkan gangguan kognitif dan mengganggu kualitas hidup lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh EDS terhadap fungsi kognitif pada lansia. 

Metode:
Studi potong lintang komparatif dari bulan Agustus 2010 sampai terpenuhi jumlah sampel yang terpenuhi yaitu 30 orang lansia dengan EDS dan 30 orang lansia tanpa EDS sebagai kontrol yang dipasangkan berdasarkan usia, jenis kelamin dan pendidikan. Baik kelompok kasus maupun kelompok kontrol yang memenuhi kriteria inklusi, menjalani pemeriksaan menggunakan kuesioner Epworth Sleepiness Scale (ESS) dan pemeriksaan fungsi kognitif menggunakan CERAD dan Trail Making Test-B. 

Hasil:
Subjek lansia dengan EDS memiliki risiko terjadinya gangguan kognitif hampir 7 kali lebih besar dibandingkan lansia tanpa EDS. Proporsi gangguan kognitif pada kelompok EDS adalah 80%, sedangkan pada kelompok tanpa EDS adalah 36.6%, yaitu pada domain memori segera, memori tertunda, rekognisi dan fungsi eksekutif. Faktor hipertensi, DM, dan dislipidemia tidak berperan sebagai faktor perancu dalam mempengaruhi timbulnya gangguan kognitif pada kelompok EDS dan tanpa EDS; sedangkan usia yang lebih muda memiliki efek protektif terhadap terjadinya gangguan kognitif pada kelompok tanpa EDS. Tidak ditemukan adanya hubungan antara beratnya derajat EDS dengan gangguan kognitif.

Kesimpulan: 
Excessive daytime sleepiness mempengaruhi timbulnya gangguan kognitif pada lansia. Dibutuhkan penatalaksanaan gangguan tidur secara komprehensif untuk mencegah timbulnya gangguan kognitif pada lansia dengan EDS.

Kata kunci:
Excessive daytime sleepiness, gangguan kognitif, gangguan tidur, lanjut usia

-------------------------------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FKUI/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, ** Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

 


Download Article


Vol 28 No. 2 Januari 2011


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics