• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 33 No 2 Maret 2016


NEURITIS OPTIK PADA SINDROM SJÖGREN
Winda Kusumadewi,* Darma Imran,* Riwanti Estiasari*

COEXISTING OPTIC NEURITIS WITH SJÖGREN’S SYNDROME 

ABSTRACT

Optic neuritis is known as a neurologic manifestation of systemic autoimmune diseases, particularly in Sjögren’s syndrome. Coexisting Sjögren’s syndrome has been reported in 2% to 30% of patients with neuromyelitis optica.Optic neuritis has been associated with Sjögren’s syndrome. Serology examination of aquaporin-4 antibody should be done to confirm the diagnosis of neuromyelitis optica spectrum disorder (NMOSD). We report a case of optic neuritis in Sjögren’s syndrome patient with chief complaint of intermittent blurred and dark vision on both eyes. The patient were suspected of having NMOSD. Result of SS-A antibody level was 161 unit (normal level <11 unit) whereas SS-B antibody level was normal.

Keywords: Neuromyelitis optica, optic neuritis, Sjögren’s syndrome

ABSTRAK

Neuritis optik merupakan salah satu manifestasi neurologis pada penyakit autoimun, antara lain sindrom Sjögren. Sindrom ini dilaporkan terjadi bersamaan pada 2-30% pasien dengan neuromielitis optik. Neuritis optik juga dapat merupakan bagian dari neuromyelitis optica spectrum disorder (NMOSD) bersamaan dengan kriteria lainnya, yaitu mielitis tranversa akut longitudinal ekstensif serta dikonfirmasi dengan pemeriksaan serologis antibodi aquaporin-4. Dilaporkan sebuah kasus neuritis optika pada pasien sindrom Sjörgen dengan keluhan utama pandangan buram dan gelap yang terjadi hilang timbul pada kedua mata. Pasien diduga menderita NMOSD. Pada hasil pemeriksaan antibodi SS-A didapatkan hasil 161 unit (normal <11 unit), sedangkan SS-B dalam batas normal.

Kata kunci: Neuritis optik, neuromielitis optik, sindrom Sjögren

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo,  Jakarta.


Download Article


Vol 33 No 2 Maret 2016


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics