• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 34 No. 2 Maret 2017


EFEKTIVITAS MIDAZOLAM INTRAMUSKULAR UNTUK MENGHENTIKAN BANGKITAN EPILEPTIK PADA ANAK
Prastiya Indra Gunawan,* Darto Saharso*
INTRAMUSCULAR MIDAZOLAM IS EFFECTIVE FOR THE TREATMENT OF PEDIATRIC SEIZURE

ABSTRACT

Introduction: Seizure is the top 2 among 10 pediatric neurologic complaints in primary care according to pediatric survey data. Benzodiazepines are considered as the drugs of choice for the treatment of seizures. The use of intravenous access is difficult and requires more time, therefore other access is considered to be more efficient, i.e. intramuscular. Midazolam has the physical-chemical characteristics that facilitate rapid absorption following intramuscular injection.

Aims: To determine the effectiveness of intramuscular midazolam compared to rectal diazepam in seizures cessation in children.

Methods: A clinical trial on children presented with acute seizures in emergency department and inpatient ward Dr. Soetomo Hospital, Surabaya, October 2014-April 2015. Subjects were devided into 2 groups with either received intramuscular midazolam or rectal diazepam for seizures cessation. The interval time of drug administration to cease seizure was compared. Log rank analysis was used for statistical analysis. Side effects of both drugs were evaluated. Log rank analysis were used for statistical analysis.

Results: There were 66 patients, 33 in each group enrolled the study. The median time interval for seizures cessation with intramuscular midazolam was 45 seconds, significantly different compared to rectal diazepam group (180 seconds). No significant side effects seen in both groups.

Discussion: Intramuscular midazolam is effective to terminate seizures in children. It can be used as an alternative treatment for acute seizure in patients with intravenous access or rectal route difficulties.

Keywords: Children, intramuscular, midazolam, seizure

ABSTRAK

Pendahuluan: Bangkitan epileptik menempati peringkat ke-2 di antara 10 keluhan neurologis anak. Benzodiazepin merupakan obat pilihan untuk menghentikan bangkitan epileptik. Diazepam rektal cukup efektif, namun memiliki beberapa kelemahan. Penggunaan akses intravena juga sulit dan membutuhkan lebih banyak waktu, sehingga dibutuhkan rute lain, seperti intramuskular (IM). Midazolam memiliki karakteristik fisik-kimia yang memfasilitasi penyerapan cepat pasca- injeksi IM.

Tujuan: Menentukan efektivitas midazolam intramuskular dibandingkan dengan diazepam rektal untuk menghentikan bangkitan epileptik pada anak.

Metode: Penelitian uji klinis terhadap anak yang mengalami bangkitan epileptik akut di Instalasi Rawat Darurat dan Rawat Inap Anak RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, pada bulan Oktober 2014 hingga April 2015. Subjek dikelompokkan menjadi kelompok yang medapatkan midazolam IM atau diazepam rektal. Dinilai perbedaan interval waktu pemberian obat untuk menghentikan bangkitan epileptik dan efek samping dari kedua obat. Analisis statistik menggunakan log analisis rank.

Hasil: Didapatkan 66 subjek, 33 di setiap kelompok. Interval waktu rata-rata untuk henti bangkitan epileptik dengan midazolam IM adalah 45 detik, berbeda bermakna dengan kelompok diazepam rektal (180 detik). Tidak ditemukan efek samping yang signifikan pada kedua kelompok.

Diskusi: Midazolam IM efektif untuk menghentikan bangkitan epileptik pada anak dan dapat digunakan sebagai alternatif pada pasien anak dengan kesulitan rute IV atau rektal.

Kata kunci: Anak, bangkitan epileptik, intramuskular, midazolam

-------------------------------------------------------------------------------------------------
*Divisi Neurologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Universitas Airlangga/RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.

Korespondensiprastiya_ig@yahoo.co.id


Download Article


Vol 34 No. 2 Maret 2017


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics