• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 34 No. 2 Maret 2017


NEURITIS OPTIK SIFILIS PADA PASIEN IMUNOKOMPETEN
Ni Nyoman Mestri Agustini,* Ida Ayu Sri Indrayani,* Ni Made Susilawathi,* Dewa Putu Gede Purwa Samatra*
SYPHILITIC OPTIC NEURITIS IN IMMUNOCOMPETENT PATIENT

ABSTRACT

Neuritis optics syphilis is a neuro-ophthalmology manifestation which occur in latent phase syphilis. Syphilis is a sexually transmitted disease and nowadays the incidence is increasing in immunocompromise patients specially in HIV- AIDS infection. Nevertheless, the occurrence in immunocompetent person is very rare, only 0.2-2.1 cases in 100,000 peo- ple. Disorders of the eye are also not common and usually asymptomatic. Optics nerve involvement may be unilateral or bilateral with manifestation as perineuritis, anterior optics, and retro bulbar neuritis or papilledema.

We reported a case of a male patient, 44 years old, with chief complain of blurred vision in the right eye since 6 months ago. The symptoms progressing gradually until he can only differentiate light and dark. Promiscuity was positive. There was right optic nerve lesion with 1/300 visual acuity, Marcus Gunn reflex positive, and haziness on fundoscopy. While serum showed HIV test negative with reactive VDRL (1:64) and TPHA (1:5120), the cerebrospinal liquor shown non-re- active VDRL but reactive TPHA. Patient were diagnosed with neuritis optics on syphilis with immunocompetent status and treated with Benzatine penicillin 2.4 million IU (3 times). One month after treatment there were improvements in the symptoms with visual acuity 6/60 and decreasing of VDRL titers.

Keyword: Immunocompetent, neuritis optics, syphilis

ABSTRAK

Neuritis optik sifilis merupakan manifestasi neuro-oftalmologi yang terjadi pada sifilis fase laten. Sifilis merupakan penyakit menular seksual dan dewasa ini insidensnya semakin meningkat pada keadaan imunokompromis, seperti pada infeksi human immunodeficiency virus (HIV). Adapun kejadian pada imunokompeten sangat rendah, yaitu hanya sebesar 0,2-2,1 kasus tiap 100.000 orang. Gangguan pada mata juga jarang terjadi, biasanya bersifat asimtomatik. Keterlibatan saraf optika dapat terjadi unilateral ataupun bilateral, berupa perineuritis, neuritis optik anterior dan retrobulbar ataupun papiledema.

Dilaporkan kasus pasien lelaki berusia 44 tahun, mengeluh pandangan kabur pada mata kanan sejak 6 bulan sebe- lumnya yang memberat, hingga hanya bisa melihat cahaya. Pasien memiliki riwayat berganti pasangan seksual. Pemerik- saan fisik didapatkan lesi N. II dekstra dengan visus 1/300, refleks pupil Marcus Gunn (+) dekstra, dan funduskopi keruh. Hasil laboratorium menunjukkan tes HIV non-reaktif, serologi darah venereal disease research laboratory (VDRL) reaktif (1:64), T. pallidum hemagglutination assays (TPHA) reaktif (1:5120); sedangkan pada cairan serebrospinal didapatkan VDRL nonreaktif dan TPHA reaktif. Pasien ditegakkan diagnosis neuritis optik sifilis dengan status imunokompeten dan diberikan terapi Benzatine penicillin 2,4 juta IU (3 kali). Pasien dilakukan pemeriksaan VDRL dan TPHA ulang setelah 1 bulan pengobatan, terdapat perbaikan gejala visus (6/60) dan penurunan titer VDRL.

Kata kunci: Imunokompeten, neuritis optik, sifilis

---------------------------------------------------------------------------
*Bagian/SMF Ilmu Penyakit Saraf FK Universitas Udayana/RSUP Sanglah, Denpasar.

Korespondensi: nyoman_mestri@yahoo.com


Download Article


Vol 34 No. 2 Maret 2017


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics