• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 34 No. 2 Maret 2017


NEUROSISTISERKOSIS INTRAVENTRIKULAR DENGAN TERAPI PEMBEDAHAN
Jackson Sihombing,* Wayan Niryana,** Ni Made Susilawathi,** Anak Agung Raka Sudewi**
INTRAVENTRICULAR NEUROCYSTICERCOSIS WITH SURGERY THERAPY

ABSTRACT

Neurocysticercosis (NCC) is a parasitic infection of the brain caused by larvae of Taenia solium in the form of cysts. Cystiscercus intraparenkim is often to be found in the brain, whereas intraventricular or subarachnoid rarely occur (15-30%). Intraventricular lesion often cause symptoms of hydrocephalus, thus risk of fatal complications. This requires complex handling with surgical therapy. A 41 years old male suffered from a severe headache associated with nausea and vomiting for 1 month before admitted to the hospital. The patient had a history of double vision, an unsteady gait and history of seizure 4 years before admitted but was recovered after ventriculo-peritoneal (VP) shunt. Same complaints were relapsed in the last 1 month and not improved by steroid administration. CT scan did not show any non-communicant hydrocephalus but a ventricle mass was shown on brain MRI. Capsulated-cystic mass was found during suboccipital craniotomy. Histopathological examination showed cystiscercus. No complication with the procedure and patient’s condition were improved. NCC should be considered as a diagnosis in hydrocephalus patient who live in endemic or has a history of traveling to endemic area. A complicated intraventricular NCC treatment with surgical procedure is needed especially in an elevated intracranial pressure with non-sensitive to steroid and antihelminthic drug case.

Keywords: Intraventricular, neurocysticercosis, surgical

ABSTRAK

Neurosistiserkosis adalah infeksi parasit pada otak yang disebabkan oleh larva dari Taenia solium dalam bentuk kista. Lesi terutama pada intraparenkim otak, jarang pada ekstraparenkim seperti intraventrikular atau subaraknoid (15-30%). Lesi di intraventrikular sering menimbulkan gejala hidrosefalus dan menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial, sehingga berisiko mengalami komplikasi yang fatal. Hal ini memerlukan penanganan yang kompleks dengan terapi pembedahan. Pasien laki-laki berusia 41 tahun dengan keluhan nyeri kepala berat disertai dengan mual dan muntah sejak 1 bulan sebelum masuk RS. Pasien juga mengalami pandangan ganda, berjalan terasa bergoyang dengan riwayat kejang yang sudah pernah dialami 4 tahun sebelumnya, namun perbaikan setelah dilakukan pemasangan ventriculo-peritoneal (VP) shunt. Keluhan kembali muncul pada 1 bulan sebelum masuk RS yang tidak perbaikan dengan pemberian steroid. Pemeriksaan CT scan kepala dengan kontras tampak adanya pelebaran ventrikel sesuai dengan hidrosefalus non-komunikans dengan kecurigaan massa di daerah intraventrikel yang lebih jelas pada MRI kepala. Pasien dilakukan kraniotomi suboksipital, ditemukan massa kistik yang berkapsul dan pemeriksaan histopatologis ditemukan gambaran sistiserkosis. Tidak ada komplikasi pascaoperasi dan kondisi pasien segera membaik hingga dipulangkan. Diagnosis neurosistiserkosis perlu dipertimbangkan pada kasus hidrosefalus bagi pasien yang berasal dari daerah endemis atau pernah bepergian ke daerah endemis. Penanganan neurosistiserkosis intraventrikular sangat kompleks yang memerlukan terapi pembedahan pada peningkatan tekanan intrakranial akibat penyumbatan kista yang tidak membaik dengan antihelmintik dan steroid.

Kata kunci: Intraventrikular, neurosistiserkosis, pembedahan

--------------------------------------------------------------------------------------
*Bagian/SMF Bedah Saraf FK Universitas Udayana/RSUP Sanglah, Denpasar; **Bagian/SMF Neurologi FK Universitas Udayana/ RSUP Sanglah, Denpasar.

Korespondensi: jack_ve09@yahoo.co.id


Download Article


Vol 34 No. 2 Maret 2017


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics