• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 34 No. 2 Maret 2017


MODEL TIKUS UNTUK NYERI NEUROPATIK PERIFER
Endang Mutiawati*
MOUSE MODEL FOR  PERIPHERAL NEUROPATHIC PAIN

ABSTRACT

Ideally, the research about neuropathic pain mechanism is directly done to human, but the study permit would be hard to get, because of invasive form of the nerve destruction. This article will elaborate on the mice model of traumatic and non traumatic peripheral nerve destruction to inflict neuropathic pain. For traumatic nerve destruction models will be described in just three models: 1) ischiadicus nerve transection with constriction of chronic injury modification, 2) spinal nerve ligation, 3) spared nerve injury. These three nerve destruction models are the most common models that is done for peripheral neuropathic pain study. Whereas for non traumatic peripheral nerve destruction to be described is mice nerve destruction in diabetes mellitus, carcinoma, and inflammation. Experimental animal models for neuropathic pain so far have been a good contribution in the knowledge development of neuropathic pain mechanism and the effectiveness of anti- neuropathic pain. Although recently the use of animal in neuropathic pain researchis controversial, study using mice as models for neuropathic pain mechanism and the effectiveness of anti neuropathic pain drugs has been acknowledged by the researchers.

Keywords:  Model of damage, neurophatic pain, peripheral nerve, mouse

ABSTRAK

Penelitian tentang mekanisme nyeri neuropatik idealnya dikerjakan langsung pada manusia, namun pengerjaannya memerlukan tindakan invasif berupa perusakan saraf. Oleh karena itu, penggunaan tikus sebagai model penelitian mekanisme nyeri neuropatik dan efektivitas obat anti-nyeri neuropatik sangat menjanjikan. Model perusakan saraf perifer untuk menimbulkan nyeri neuropatik pada tikus dapat dilakukan secara traumatik dan nontraumatik. Kerusakan saraf traumatik yang tersering berupa transeksi nervus iskiadikus, ligasi nervus spinalis, dan spared nerve injury. Adapun perusakan saraf perifer non traumatik yaitu perusakan saraf untuk diabetes melitus, karsinoma, dan inflamasi. Sejauh ini model hewan-model hewan coba nyeri neuropatik memberikan konstribusi yang baik dalam pengembangan pengetahuan mekanisme nyeri neuropatik dan efektivitas anti nyeri neuropatik, namun hal ini masih menjadi suatu perdebatan.

Kata kunci: Model perusakan, nyeri neuropatik, saraf tepi, tikus

 ---------------------------------------------------------------------------------------
*Bagian Neurologi FK Universitas Syiah Kuala, Aceh.

Korespondensi: endang.djeni@yahoo.com


Download Article


Vol 34 No. 2 Maret 2017


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics