• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 27 No. 1 Oktober 2009


GAMBARAN NYERI KEPALA PERI IKTAL PADA PENDERITA EPILEPSI YANG BEROBAT JALAN DI POLIKLINIK SARAF RS. DR. M. DJAMIL PADANG
Meiti Frida*

GAMBARAN NYERI KEPALA PERI IKTAL PADA PENDERITA EPILEPSI YANG BEROBAT JALAN DI POLIKLINIK SARAF RS. DR. M. DJAMIL PADANG

ABSTRACT

Background: Epilepsy often comes with certain disease as its co-morbid factor. Headache and epilepsy are common features found in ambulatory patient. Headache can occur before, during or after ictal phase. The aim of this study is to characterise the peri-ictal headache in patients with epilepsy in neurology department of Dr M Djamil Hospital Padang.

Method: A descriptive study was performed since January 1st until March 31st, 2009 in neurology ambulatory care section of Dr. M. Djamil Hospital. The subject is epilepsy patients with headache episode due to epileptic seizure in the last six months. Data were collected using questionnaire and processed using a computer program. This study has been approved by the Ethic Committe of Dr. M. Djamil Hospital Padang.

Results: Out of 344 ambulatory patients, 50 subjects were included in this study. Epilepsy occurred predominantly in women (58%) with mean of age is 28.4 years. Migraine is the most common feature of headache found in 22 epileptic patients (40%). Headache and seizure occur separately in 49 patients (98%). Post-ictal headache was found in 19 patients (38%) with the most severe pain located in the right and left part of the head reported by 28 patients (56%), while 26 patients (48%) in the anterior part. The intensity of pain remained constant in 28 patients (58%) with duration between 5-60 minutes in 25 patients (50%). Most patients complained that the headache affect their activities, and taking common analgetic could not reduce the pain. The mean of the intensity of pain is 6,3 of 1 to 10 and women tend to have higher Visual Analog Scale score.

Conclusion: Most epileptic patients suffering headache complained that their activities were affected by the pain. Predominant type of headche was migraine, mostly suffered by woman, while headache mostly began after the episode (3 hours post-seizure). Women tend to suffer more severe headache than men.

Keywords: peri-ictal headache, epilepsy

ABSTRAK

Latar belakang: Epilepsi sering disertai oleh penyakit komorbiditasnya. Nyeri kepala dan epilepsy merupakan keluhan yang sering ditemukan pada penderita berobat jalan. Nyeri kepala bisa timbul pada fase pre iktal, setelah post iktal, atau selama serangan iktal. Kami bermaksud meneliti gambaran nyeri kepala peri iktal pada penderita epilepsi yang berobat ke poliklinik saraf RS. Dr. M. Djamil Padang.

Metode: Penelitian deskriptif ini dilaksanakan di poliklinik saraf RS. Dr. M. Djamil Padang dari 1 Januari sampai 31 Maret 2009. Data didapat melalui wawancara dengan pasien yang memenuhi kriteria inklusi melalui panduan kuesioner, kemudian diolah secara komputerisasi. Penelitian ini telah disetujui oleh komite etik penelitian RS. Dr. M. Djamil Padang.

Hasil: Dari 344 kunjungan penderita epilepsi, 50 orang memenuhi kriteria inklusi. Jenis kelamin terbanyak adalah wanita, sebanyak 29 orang (58%), dan usia rata-rata pasien adalah 28,4 tahun. Nyeri kepala yang paling sering dialami adalah migrain (40%), yang hampir seluruhnya tidak bersamaan dengan kejang (98%). Nyeri kepala post iktal paling banyak muncul, yaitu pada 19 pasien (38%). Nyeri pada bagian kiri dan kanan dikeluhkan oleh 28 (56%) pasien, dan 24 pasien (48%) menyatakan lokasinya di depan. Pada 28 pasien (56%) kualitas nyeri kepala adalah konstan. Nyeri kepala berpengaruh terhadap aktivitas harian 46 pasien (92%), dan 25 pasien (50%) menyatakan nyeri kepala berlangsung antara 5 sampai 60 menit. Nyeri kepala tidak berkurang oleh obat penghilang nyeri kepala yang dijual bebas. Nilai rata-rata kualitas nyeri adalah 6,3 dari 1 sampai 10, dan pasien wanita cenderung memiliki skor Visual Analog Scale yang lebih tinggi jika dibandingkan pasien pria.

Kesimpulan: Sebagian besar penderita epilepsi yang mengalami nyeri kepala mengalami gangguan dalam aktivitas harian mereka. Nyeri kepala terbanyak yang dialami oleh penderita adalah nyeri kepala migrain, dan sebagian besar penderitanya adalah wanita. Sebagian besar episode nyeri kepala berlangsung setelah bangkitan. Nyeri kepala timbul 3 jam setelah kejang. Nyeri kepala yang dialami oleh wanita cenderung lebih berat dibanding oleh pria.

Kata Kunci: nyeri kepala peri iktal, epilepsi

---------------------------------------
* Staf Departemen Neurologi RS.M.Djamil / FK Unand , Padang


Download Article