• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol. 38 No. 2 Maret 2021


KEJADIAN STROKE ISKEMIK PADA PASIEN POSITIF COVID-19 TERKONFIRMASI DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS INDONESIA
Rakhmad Hidayat,*,** , Gemia Clarisa Fathi,*** Ramdinal Aviesena Zairinal,**, Raden Rara Diah Handayani,** Mohammad Kurniawan,* Taufik Mesiano,* Al rasyid,* Salim Harris*

ISCHEMIC STROKE INCIDENCE IN PATIENTSCONFIRMED POSITIVE COVID-19AT UNIVERSITAS INDONESIA HOSPITAL

ABSTRACT

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is not only disrupts the respiratory system, it can disrupt various organ systems, one of which is the central nervous system. Indonesia still has a little literature that discusses COVID-19 and its relation to ischemic stroke. This study aims to report the course of ischemic stroke cases in patients who have been confirmed positive for COVID-19. A 56 year old man presented with confirmed COVID-19, the patient had a history of type 2 diabetes mellitus and also a history of dyslipidemia. At initial presentation the patient did not complain of neurological symptoms, but after 12 days of treatment the patient complained of weakness in the left side of the upper leg. The CT scan of the head with contrast revealed an infarction in the peripheral area, perfusion CT found that the patient was hypoperfused in the right cerebral hemisphere area without the presence of a large core infarction or a clear perfusion mismatch defect. CT angiography did not reveal stenosis or occlusion of the large vessels. It can be concluded that ischemic stroke in COVID-19 patients can occur due to various underlying factors, one of which is hypercoagulability.

Keywords: COVID-19, Stroke, Universitas Indonesia Hospital

ABSTRAK

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) tidak hanya mengganggu sistem pernapasan, penyakit tersebut dapat mengganggu berbagai sistem organ salah satunya sistem saraf pusat. Indonesia masih memiliki sedikit literatur yang membahas tentang COVID-19 dan kaitannya terhadap penyakit stroke iskemik. Studi ini bertujuan untuk melaporkan perjalanan kasus stroke iskemik pada pasien yang telah dikonfirmasi positif COVID-19. Seorang pria berusia 56 tahun datang dengan COVID-19 terkonfirmasi, pasien memiliki riwayat diabetes mellitus tipe 2 dan juga riwayat dislipidemia. Pada awal datang pasien tidak mengeluhkan gejala-gejala penyakit neurologis, tetapi setelah 12 hari perawatan pasien mengeluhkan adanya kelemahan pada sisi kiri tungkai atas. Hasil CT scan kepala dengan kontras didapatkan adanya infark di daerah perifer, CT perfusi ditemukan pasien dalam keadaan hipoperfusi pada area hemisfer cerebri kanan tanpa adanya inti infark yang luas maupun defek perfusi mismatch yang jelas. Pada CT angiografi tidak tampak stenosis atau oklusi arteri pembuluh darah besar. Dapat disimpulkan bahwa stroke iskemik pada pasien COVID-19 dapat terjadi karena berbagai faktor yang mendasari, salah satunya yaitu hiperkoagulabilitas.

Kata kunci: COVID-19, Rumah Sakit Universitas Indonesia, stroke

--------------------------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta; **Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat; Research Intern, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Korespondensi: rhidayat.md@gmail.com


Download Article