• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 26 No. 3 April 2009


PROFILE SEIZURES (BANGKITAN) PADA PASIEN DEWASA DI RUANG RAWAT INAP SARAF RSU RD. KANDOU MANADO PERIODE JANUARI 2008 - DESEMBER 2008
*Karema Winifred

Abstrack
Background: Seizures could happen to all people in the world. After stroke and dementias, epileptic seizures and epilepsies constitute the 3rd most frequent neurologic disorders in developed countries. However, there are limited published data on the epidemiology and etiology of seizures and epilepsy in adult and elderly. The incidence of epilepsy is still high enough in developed countries (50-70 cases per 100.000 population) (1,2,3) and the prevalence is 0.5-4% (4). It is also reported that the prevalence of epilepsy increased in the elderly. (1,5).

Purpose: To find the seizures profile in adult inpatients in the department of neurology of RD.Kandou Manado hospital.
Method: This study was done descriptively (January to December 2008) in the department of neurology of RD Kandou Hospital. 76 seizures patients were admitted to the hospital.
Results: From 1171 patients hospitalized in the department of neurology (January to December 2008), 76 patients (6.5%) had seizures: female 46.1%, male 53.9%. Most of them were from the 40 -49 years age group (25.0%). The majority of the cause was stroke (34.2%) followed by metabolic disorders (19.7%), brain infection (11.8%),brain tumor (7.9%), head injury (6.0%), alcohol and drug abuse (6.6%), history of epilepsy (5.3%), sepsis (3.9%) and pseudoseizures (3.9%).
Conclusion: In this study, the age of seizure patients was more younger than in other studies and males were more than females. The cause of seizures were mainly stroke and metabolic disorders in our department of neurology .
Keywords: Seizures in adult, seizures in the elderly.


Abstrak
Latar belakang: Bangkitan (seizures) dapat terjadi pada siapa saja didunia ini. Setelah stroke dan demensia, epileptic seizures dan epilepsi merupakan ketiga tersering dari penyakit neurologis di negara berkembang. Namun ada keterbatasan data publikasi pada epidemiologi, etiologi seizures, epilepsi dewasa dan lanjut usia. Angka kejadian epilepsi ditemukan masih cukup tinggi di negara berkembang, yaitu 50-80 kasus per 100.000 orang per tahun (1,2,3) dan diperkirakan prevalensinya berkisar antara 0,5-4 %.(4). Dilaporkan pula umumnya prevalensi epilepsi meningkat selain pada bayi dan anak juga pada kelompok usia lanjut. (1,5)
Tujuan: untuk mendapatkan gambaran bangkitan (seizures) pasien dewasa di Rawat Inap Bagian Saraf RSU Prof.RD.Kandou Manado.
Metode: Penelitian ini dilakukan secara deskriptif pada pasien rawat inap di ruang Saraf periode Januari – Desember 2008. Terdapat 76 pasien dengan bangkitan yang masuk rumah sakit.
Hasil: Dari 1171 pasien saraf yang mrs periode Januari – Desember tahun 2008 dijumpai sebanyak 6,5% (76 pasien) yang mengalami bangkitan, wanita 46,1%, pria 53,9%. Usia terbanyak mengalami bangkitan 40 -49 tahun sebanyak 25,0%. Penyebab bangkitan terutama adalah stroke (34,2%) diikuti gangguan metabolik (19,7%),radang otak (11,8%), tumor otak (7,9%), cedera kepala (6,0%), intoksikasi alkohol dan obat (6,6%), riwayat epilepsi (5,3%), sepsis (3,9%) dan pseudoseizure (3,9%).
Kesimpulan: Bangkitan dijumpai lebih banyak pada usia lebih muda dibandingkan penelitian ditempat lain dan pria lebih banyak dibandingkan wanita. Stroke dan gangguan metabolik mencapai angka tertinggi sebagai penyebab bangkitan.
Kata kunci: bangkitan (kejang) pada dewasa, usia lanjut.


------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dept. of Neurology / RSU. PROF.RD. KANDOU / FK UNSRAT, MANADO

 


Download Article


Vol 26 No. 3 April 2009


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics