• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 26 No. 4 Juli 2009


KORELASI KARAKTERISTIK MIGREN DAN DISABILITAS AKIBAT MIGREN DENGAN KEJADIAN DEPRESI
Vonny Fibrianty Goenawan, Henny Anggraini Sadeli

Abstract

Background: Migraine is a highly prevalent headache disorder that has a substansial impact on the individual, society and the family. Migraine is associated with significant morbidity. Studies have demostrated an association between migraine and depression but characteristics of migraine that associated with depression has not clearly understood and studies before had investigated separately.

Method: This observational analitic study with selective prevalence design had been done in neurology clinic Hasan Sadikin Hospital from 1st Januari 2008 until 30 May 2008. Diagnosis migraine was defined according International Headache Society criteria, 2nd edition. The characteristics of migraine was determined from interview. Depression was quantified using Beck Depression Inventory and disability was quantified using Migraine Disability Assessment questionnaire. Chi square was used as statistical analysis.

Result: Frequency (p=0.008), chronic migraine (p=0.010) and disability (p=0.004) were associated with depression in migraine (p<0.5). multiple regression analysis showed that disability is the major determinant factor of depression in migraine.

Conclusion: Our study demonstrate that disability and migraine frequency appear to be a major determinant of deprression. Possibility of a concomitant depression should be evaluated in patient with migraine frequency>7days/month and patient with severe disability.

Keywords: migraine, the characteristics of migraine, depression, disability

Abstrak

Latar belakang: Migren menyerang usia produktif dengan dampak sosial ekonomi dan personal yang tinggi. Hubungan yang kuat antara migren dengan depresi telah banyak dikemukakan, namun hubungan antara karakteristik migren dan disabilitas akibat migren dengan kejadian depresi belum banyak diteliti dan penelitian sebelumnya masih meneliti secara terpisah.

Metode: Penelitian observasional analitik dengan rancangan selective prevalence dilakukan di Instalasi Rawat Jalan Ilmu Penyakit Saraf RS Hasan Sadikin Bandung dari 1 Januari 2008 sampai 30 Mei 2008. Diagnosis migren sesuai International Headache Society edisi kedua berdasarkan anamnesa dan pemeriksaan fisik. Karakteristik migren ditentukan dengan wawancara. Penilaian depresi dengan Beck Depression Inventory dan disabilitas dengan Migrain Disability Asessment Score. Dilakukan uji Chi-Square untuk mengetahui korelasi antara karakteristik migren dan disabilitas akibat migren dengan kejadian depresi serta uji regresi logistik berganda untuk mengetahui faktor yang paling dominan berkorelasi dengan kejadian depresi pada penderita migren.

Hasil: Pada uji Chi-Square didapatkan bahwa frekuensi migren (p=0.008), kronisitas migren (p=0.010) dan disabilitas (p=0.004) berkorelasi dengan kejadian depresi pada penderita migren (p<0.05) dan pada uji regresi logistik berganda didapatkan disabilitas dan frekuensi migren sebagai faktor yang paling dominan.

Kesimpulan: Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa disabilitas dan frekuensi migren merupakan faktor yang paling dominan berkorelasi dengan depresi pada migren sehingga perlu dilakukan deteksi adanya komorbiditas depresi pada penderita migren dengan frekuensi serangan >7hari/bulan dan penderita dengan disabilitas berat.

Kata kunci : migren, karakteristik migren, depresi, disabilitas


Download Article