• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 27 No. 2 Januari 2010


HUBUNGAN MODEL PROGNOSTIK PASIEN CEDERA OTAK TRAUMATIK TERTUTUP SEDANG DAN BERAT DENGAN GOS 3 BULAN
Aida Fithrie*, Mursyid Bustami*, Yetty Ramli*, Joedo Prihartono**

Abstract

Introduction: Establishing a reliable prognosis early after injury is notoriously difficult.For accurate outcome prediction, multiple risk factors need to be considered jointly in a prognostic model because single factor have insufficient predictive value to distinguish patients who will do well from those who will do poorly.
Aim: To identify the association between prognostic model of moderate and severe TBI patients and 3 months GOS.
Methods: Prognostic test with cohort design. The data of this study was taken from September 2008–Agustus 2009. Population of this study were moderate and severe closed TBI patients that were admitted to emergency department of RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. The outcome measured with GOS at 3 months after injury.
Results: Total 55 TBI patients; 81.8% were men, 89.1% were in age group <50 years old, 67.3% were the GCS motor score 5, 54.5% had bilateral pupil reactive, 81.8% had no hyperglycemia, 38.2% had brain CT category III, and 60% had a favourable 3 months GOS. The GCS motor score ≤4, bilateral pupil unreactive, hyperglycemia, and brain CT category III/IV were significant (p<0.05) as predictor factor (RR >1) 3 month GOS. Predictor score had significant association (p=0.000) with 3 month GOS, with RR predictor score ≥ 5 was 23.52. Prognostic result between prognostic model and 3 month GOS had sensitivity of 86.3% and specificity of 78.8%.
Conclusions: Prognostic model using predictor score at moderate and severe TBI patient had significant association with 3 months GOS, with high sensitivity and specificity.
Keywords: Moderate and severe closed traumatic brain injury, prognostic model, 3 months glascow outcome scale

ABSTRAK
Pendahuluan: Upaya penegakan prognosis yang pasti segera setelah trauma sangat sulit. Untuk prediksi keluaran yang akurat, banyak faktor risiko perlu dipertimbangkan bergabung dalam model prognostik, karena satu faktor tidak mempunyai nilai prediksi yang cukup untuk membedakan pasien yang akan sembuh dengan tidak.
Tujuan: Mengetahui hubungan model prognostik pasien cedera otak traumatik sedang dan berat dengan GOS 3 bulan.
Metode: Uji prognostik dengan disain kohort. Penelitian dilaksanakan dari September 2008 – Agustus 2009. Populasi adalah pasien cedera otak traumatik tertutup sedang dan berat yang datang berobat ke IGD RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Dengan penilaian hasil keluaran berupa GOS pada bulan ke–tiga.
Hasil: Dari 55 subjek penelitian didapatkan laki-laki 81,8% pasien, kelompok usia < 50 tahun 89,1% pasien, skor komponen motorik GCS 5 (lokalisasi) 67,3% pasien, pupil bilateral reaktif 54,5% pasien, 81,8% pasien tidak mengalami hiperglikemia, karakteristik CT scan otak kategori III 38,2% pasien, dan GOS 3 bulan yang diharapkan 60% pasien. Skor komponen motorik GCS ≤4, pupil bilateral tidak reaktif, hiperglikemia, serta karakteristik CT scan otak kategori III / IV terbukti bermakna (p <0,05) sebagai faktor prediktor (RR >1) GOS 3 bulan. Skor prediktor mempunyai hubungan yang bermakna (p=0,000) dengan GOS 3 bulan, dimana RR skor prediktor ≥5 sebesar 23,52. Hasil prognostik antara model prognostik dengan GOS 3 bulan mempunyai sensitivitas = 86,3% dan spesifisitas = 78,8%.
Kesimpulan: Model prognostik yang menggunakan skor prediktor pada pasien cedera otak traumatik sedang dan berat mempunyai hubungan bermakna dengan GOS 3 bulan, serta tingkat sensitivitas dan spesifisitasnya tinggi.
Kata Kunci: Cedera otak traumatik tertutup sedang dan berat, glasgow outcome scale 3 bulan, model prognnostik.



________________________________________________________________
*Departemen Neurologi FKUniversitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, **Departemen Komunitas FKUniversitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

 


Download Article


Vol 27 No. 2 Januari 2010


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics