• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 29 No. 2 Januari 2012


HUBUNGAN GANGGUAN FUNGSI MOTOR DENGAN HIPERTENSI, IL-6, TNF-α, NITRAT OKSIDA, DAN GLUTAMAT
Darwin Amir*

ABSTRACT

Introduction: The brain is one of the main targets of hypertension, especially the motor function. However, little is known about the association hypertension to motor dysfunction. Also the association of interleukin-6 (IL-6), TNF-α, nitric oxide and glutamate serum level to motor dysfunction is still controversion.

Objective
: The purpose of this study is to measure the association motor dysfunction to hypertension and related to interleukin-6 (IL-6), TNF-α, nitric oxide and glutamate serum level.


Aims
: A case-control study was conducted to measure the association motor dysfunction with hypertension and the IL-6, TNF-α, nitric oxide and glutamate, in which the subjects with motor dysfunction as case groups (99 cases) and the subject without motor dysfunction as control groups (99 controls). Assessment of motor function using Purdue Pegboard Test. Individuals with motor function who were visit the 6 health centres covering the population in 6 villages in the city of Padang. Data collecting was conducted from March to November 2010. Blood pressure measurement and laboratory tests was performed to measure the serum levels of IL-6, TNF-α, nitric oxide levels, and glutamate. Logistic regression was used to estimate the association motor dysfunction to hypertension, the IL-6, TNF-α, nitric oxide and glutamate.


Results
: From univariate analysis, it was found a significant association hypertension to motor disfunction, with p <0.001 and odds ratio (OR) 10.00 (95%CI, 4.76-20.99). There is no significant association between IL-6 and TNF-α serum level with motor dysfunction. The nitric oxide (NO) serum level was found significantly associated to motor dysfunction (p <0.001 and OR 8.3). It was also found that high levels of glutamate was significantly associated to motor dysfunction (p <0,001, OR 5.304).

Multivariate analysis were found that hypertension was significantly associated with motor function (p=<0.005, 95%CI 1.59 to 10.064) and nitric oxide was significantly related to motor function (p <0.005, 95%CI 1.679 to 8.375).

Conclusion
: Hypertension and nitric oxide were significantly associated to motor dysfunction.


Key Words
: Hypertension, motor dysfunction, nitric oxide.

ABSTRAK

Pendahuluan: Otak adalah salah satu organ yang menjadi target utama dari hipertensi. Namun, belum banyak yang diketahui tentang hubungan antara hipertensi dengan gangguan fungsi motor. Begitu juga hubungan interleukin-6 (IL-6), TNF-α, nitrat oksida dan glutamat dengan gangguan fungsi motor masih kontroversial.

Tujuan
: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gangguan fungsi motor dengan hipertensi dan kaitannya dengan interleukin-6 (IL-6), TNF-α, nitrat oksida dan glutamat

Metode
: Studi kasus-kontrol dilakukan untuk mengetahui hubungan gangguan fungsi motor dengan hipertensi dan IL-6, TNF-α, nitrat oksida dan glutamat, di mana kelompok kasus dengan gangguan fungsi motor (99 kasus) dan kelompok kontrol tanpa gangguan fungsi motor (99 kontrol). Penilaian fungsi motor dengan menggunakan Purdue Pegboard Test. Sampel didapatkan dari pasien dengan fungsi motor yang mengunjungi 6 puskesmas dan penduduk di 6 desa di kota Padang. Pengumpulan data dilakukan dari bulan Maret – November 2010. Pengukuran tekanan darah dan tes laboratorium dilakukan untuk mengukur kadar IL-6, TNF-α, tingkat nitrat oksida, dan glutamat dalam darah. Regresi logistik digunakan untuk mencari hubungan gangguan fungsi motor dengan hipertensi, IL-6, TNF-α, nitrat oksida, dan glutamat.

Hasil
: Pada analisis univariat, ditemukan hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan gangguan fungsi motor (p <0,001, OR 10,00, 95%CI 4,76-20,99). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kadar IL-6 dan TNF-α dalam serum dengan gangguan fungsi motor. Kadar nitrat oksida (NO) rendah berkaitan secara signifikan dengan gangguan fungsi motor, dengan p <0,001 dan OR 8,3, dan kadar glutamat tinggi secara signifikan berhubungan dengan gangguan fungsi motor dengan p <0,001 dan OR 5,304. Pada analisis multivariat didapatkan hubungan yang bermakna antara fungsi motor (p < 0,005, 95%CI 1,59–10,064) dan nitrat oksida berhubungan secara signifikan dengan fungsi motor (p < 0,005, 95%CI 1,679 – 8,375)

Kesimpulan
: Hipertensi dan nitrat oksida berhubungan dengan gangguan fungsi motor.

Kata Kunci
: Gangguan fungsi motor, hipertensi, nitrat oksida

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Guru Besar Bagian/SMF Ilmu Penyakit Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang.

Korespondensi
: amir_darwin@yahoo.com


Download Article


Vol 29 No. 2 Januari 2012


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics