• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 29 No. 2 Januari 2012


GAMBARAN PARESIS NERVUS III, IV, DAN VI BERDASARKAN PENYEBAB PADA PASIEN POLIKLINIK NEUROOFTALMOLOGI RS CIPTO MANGUNKUSUMO
Linda Suryakusuma*, Sekarsunan Setyahadi*, Eva Dewati*

ABSTRACT

Introduction: Third, fourth and sixth cranial nerves palsies are common neurologic findings with the symptom of double vision.

Aims
: To determine the etiologic prevalence of 3rd, 4th and 6th cranial nerves palsies at the outpatient setting of Neuro-Ophthalmology Clinic, Department of Neurology, Cipto Mangunkusumo National Hospital.


Methods
: Descriptive study with a cross-sectional design was conducted retrospectively using patient’s medical records at the Neuro-Ophthalmology Clinic, Departement of Neurology, Cipto Mangunkusumo National Hospital from July 2010 to June 2011.


Results
: There were 130 patients with 3rd, 4th and 6th cranial nerves palsies with the following numbers: 72, 17, and 87 cases. The most prevalent etiology was neoplasm, 80 cases (61.5%), followed by vascular causes (18 cases, 13.8%), infection (16 cases, 12.3%), trauma (8 cases, 6.15%), and other causes, 8 cases (6.15%).


Conclusion
: The most prevalent etiology of 3rd, 4th and 6th cranial nerves palsies in this study population was neoplasm. This finding is consistent with the character of service and cases of Neuro-Ophthalmology Clinic, Cipto Mangunkusumo National Hospital.


Keywords
: Double vision, etiology, fourth and sixth cranial nerves palsies, third

ABSTRAK

Pendahuluan: Kelumpuhan saraf kranialis III, IV dan VI merupakan kelainan neurologis yang cukup sering ditemui dengan keluhan pandangan ganda.

Tujuan
: Untuk mendapatkan gambaran prevalensi etiologi paresis saraf kranialis III, IV dan VI pada pasien rawat jalan Poliklinik Neurooftalmologi Departemen Neurologi RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Metode
: Studi deskriptif potong lintang dilakukan secara retrospektif menggunakan data resume medis pasien Poliklinik Neurooftalmologi Departemen Neurologi RSCM dari bulan Juli 2010 hingga bulan Juni 2011.

Hasil
: Terdapat 130 pasien yang mengalami paresis nervus III, IV, dan VI, masing-masing sebanyak 72, 17, dan 87 kasus. Penyebab terbanyak oleh neoplasma 80 kasus (61,5%), vaskuler 18 kasus (13,8%), infeksi 16 kasus (12,3%), trauma 8 kasus (6,15%), dan sebab lain sebanyak 8 kasus (6,15%).

Kesimpulan
: Didapatkan etiologi terbanyak paresis III, IV dan VI pada penelitian ini adalah neoplasma, sesuai dengan sifat layanan dan karakteristik kasus di Poliklinik Neurooftalmologi RSCM.

Kata kunci
: Etiologi, pandangan ganda, paresis saraf kranialis III, IV dan VI

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
* Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia, Jakarta.

Korespondensi: lindalee8793@gmail.com


Download Article


Vol 29 No. 2 Januari 2012


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics