• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 29 No. 3 April 2012


DETERMINASI AROMA YANG FAMILIAR SEBAGAI STANDAR PEMERIKSAAN FUNGSI OLFAKTORI PADA LANSIA DI JAKARTA
Jessica Janice Luhur*, Mirsha*, Yvonne Suzy Handajani*, Yuda Turana*

ABSTRACT

Introduction: The examination of olfactory function becomes more popular and essential since olfactory dysfunction may be an early symptom in numerous neurodegenerative diseases, such as dementia and Parkinson’s disease. In Indonesia, olfactory function examination is not a routine assessment in clinical setting and there is no standardization for odors identification that is familiar to Indonesian culture.

Aims: to determine familiar odors for elderly in Jakarta.

Methods: This study was a descriptive cross-sectional study by calculating frequencies and percentages of correct answers from each odors. The subjects of this research are 20 volunteers from student of Faculty of Medicine Atma Jaya Catholic University and 82 elderly from community in South Jakarta with normal cognitive function. Data collection conducted by an interview and asking volunteers to identify odors.

Results: There were 15 odors which have >50% right answers from 20 young population. We tested those odors to 82 elderly samples in some elderly community, Jakarta, which almost were women (97.6%), then we got 10 odors that had >50% right answers. The 10 odors that familiar to the elderly were cajuput oil, coffee, jasmine, menthol, tobacco, kerosene, pandan, camphor, chocolate, and orange.

Discussion: There were 10 familiar odors for elderly: cajuput oil, coffee, jasmine, menthol, tobacco, kerosene, pandan, camphor, chocolate, and orange.

Keywords: olfactory, odors, elderly

ABSTRAK

Pendahuluan: Pemeriksaan fungsi olfaktori semakin populer dan penting, karena gangguan olfaktori dapat merupakan gejala dini berbagai penyakit degeneratif otak, seperti demensia dan Parkinson. Di Indonesia pemeriksaan olfaktori belum dilakukan secara rutin dan belum ada standarisasi pemeriksaan aroma yang familiar untuk kultur di Indonesia.

Tujuan: Untuk mengetahui aroma yang familiar pada lansia di Jakarta.

Metode: Disain penelitian adalah cross-sectional bersifat deskriptif dengan menghitung frekuensi dan persentase jawaban dari aroma yang diujikan. Penelitian awal dilakukan pada 20 responden mahasiswa Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya dan kemudian terhadap 82 responden lansia di komunitas dengan fungsi kognitif normal. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan meminta responden untuk mengidentifikasi aroma yang diujikan.

Hasil: Pada penelitian awal, didapatkan 15 aroma yang mendapat persentase jawaban benar >50% dan dianggap cukup familiar untuk diujikan kepada para lansia. Didapatkan 82 lansia di komunitas Lansia di Jakarta yang hampir seluruhnya perempuan (97,6%) yang dapat menjawab >50% benar pada 10 aroma familiar, yaitu: kayu putih, kopi, melati, mentol, tembakau, minyak tanah, pandan, kapur barus, coklat dan jeruk.

Diskusi: Didapatkan 10 aroma yang familiar pada lansia, yaitu: kayu putih, kopi, melati, mentol, tembakau, minyak tanah, pandan, kapur barus, coklat dan jeruk.

Kata kunci: fungsi olfaktori, aroma, lansia

----------------------------------------------------------------------------------------
*Fakultas Kedokteran UNIKA Atma Jaya, Jakarta/Pusat Penelitian Kesehatan Fakultas Kedokteran UNIKA Atma Jaya, Jakarta. 

Korespondensi: yudaturana@yahoo.com


Download Article


Vol 29 No. 3 April 2012


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics