• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 29 No. 3 April 2012


KENALI LEBIH JAUH TANDA BABINSKI
Fitri Octaviana

Pendahuluan

Tanda Babinski (Babinski's sign) yang selama ini dikenal, dilaporkan pertama kali oleh Joseph Fancois Felix Babinski pada tanggal 22 Februari 1896 sebagai "reflexe cutane plantaire" atau refleks kutaneus plantar. Sebenarnya beberapa pelukis seperti Borticelli, Raphael, dan Leonardo da Vinci telah menggambarkan fenomena ini dalam lukisan mereka jauh sebelum Babinski. Namun Babinski-lah yang mampu menganalisa tanda ini sebagai tanda yang patologis melalui observasi yang teliti.

Joseph Babinski (1857-1932)

Joseph Babinski adalah anak kedua dari dua bersaudara yang dilahirkan di Paris pada tanggal 17 November 1857, dari pasangan suami istri yang berasal dari Polandia. Babinski menempuh pendidikan kedokteran di Paris pada tahun 1875 dan pada tahun 1879 meraih peringkat keempat dari 50 mahasiswa yang lulus ujian Ilmu Penyakit Dalam. Ia mempublikasikan 12 artikel kedokteran dari tahun 1882 hingga 1884, 8 diantaranya tentang neurologi. Babinski adalah orang pertama yang mendeskripsikan neuromuscular spindle secara mendasar yang dilaporkan di Academy of Sciences pada tanggal 7 Januari 1884. Tesisnya selesai pada tahun 1885 dengan judul: Anatomical and clinical study of multiple sclerosis. Babinski pernah menjadi asisten Jean-Martin Charcot yang saat itu menjadi profesor neurologi di Salpetriere Hospital for Elderly Women. 1,2,3

Babinski mengobservasi beberapa pasien dengan penyakit organik secara terus menerus. Pada kuliahnya yang diberikan di Paris Medical Society pada tanggal 11 November 1892 dan 5 Mei 1893, ia menyatakan : "pada kelumpuhan dan kontraktur histerikal, refleks tendon tidak menunjukkan peningkatan".

Fitri Octaviana*


Download Article


Vol 29 No. 3 April 2012


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics