• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 30 No. 1 Desember 2012


KORELASI KADAR SERUM INTERLEUKIN-6 DENGAN GEJALA UMUM KEGANASAN PADA PASIEN TUMOR INTRAKRANIAL DI RSUPN CIPTOMANGUNKUSUMO
Sheila Agustini, Tiara Aninditha, Lyna Soertidewi Kiemas, Teguh Asaad Suhatno Ranakusuma, Andhika Rachman

THE CORRELATION OF INTERLEUKIN-6 SERUM LEVEL WITH SYMPTOMS OF MALIGNANCY IN BRAIN TUMOR PATIENTS

ABSTRACT

Introduction: Pro-inflammatory cytokines induce Hypothalamic-pituitary axis (HPA) and acute phase response with Interleukin-6 (IL-6) being the most potent stimulator. Brain tumor patients often show non-specific symptoms of malignancy that may be related to sickness behavior induced by cytokines.

Aim: To determine the correlation between IL-6 plasma level and specific symptoms of intracranial tumor

Methods: The study design was cross sectional, conducted for 9 months. We included patients with brain tumors (diagnosis was made using clinical judgement along with radiologic finding and or histopathology results), age ≥ 18 years old, Karnofski Performance Score (KPS) ≥ 60 and therapy-naive. Samples were collected consecutively using total sampling method. The symptoms scoring were evaluated as a part of preliminary quality of life measurement using QLQ-C30 questionnaire reported by subjects/proxy-rater. Specific scales such as fatigue (3 items), pain (2 items), nausea & vomitus (1 item) and single-item scales such as dyspnea insomnia, anorexia, constipation and diarreha were all investigated. Interleukin-6 serum levels were investigated using ELISA kit from Quantikine HS.

Results: There were 19 subjects recruited with women (52.63%) being more frequent than men. The median for serum Interleukin-6 is 2.20 (0.55-13.27) pg/ml. The median for fatigue was 77 (0-100), pain 83 (0-100), nausea & vomitus 0 (0-100), dyspnea 0 (0), insomnia 0 (0-100), loss of apetite 33 (0-100), constipation 100 (0-100). There was no significant correlation between serum Interleukin-6 with the observed symptoms. However, there was a positive trend toward increasing serum interleukin-6 with increasing level of fatigue (p=0.083,r=0.410).

Discussions: There was no significant correlation between serum IL-6 with the symptoms. There was a positive trend toward increasing serum Interleukin-6 level with fatigue severity.

Key Word: Brain tumors, fatigue, interleukin-6.

ABSTRAK

Pendahuluan: Sitokin pro-inflamasi menginduksi aksis Hypothalamic-pituitary axis (HPA) dan respon fase akut di mana Interleukin-6 (IL-6) adalah stimulator paling poten. Pasien tumor intrakranial seringkali menunjukkan gejala umum keganasan yang diduga berhubungan dengan perilaku sakit akibat pelepasan sitokin.

Tujuan: Untuk melihat korelasi antara kadar serum IL-6 dengan gejala umum keganasan pada pasien tumor intrakranial secara spesifik.

Metode: Studi potong lintang deskriptif analitik dilakukan selama 9 bulan. Subjek penelitian adalah pasien tumor intrakranial yang didiagnosis secara klinis dan radiologis dan atau patologis, berusia ≥ 18 tahun, nilai Karnofski Performance Score (KPS) ≥ 60 dan belum mendapatkan terapi intervensi. Pengambilan sampel secara konsekutif dengan metode total sampling. Gejala umum keganasan dinilai sebagai bagian dari penelitian pendahuluan kualitas hidup menggunakan kuesioner QLQ-C30 yang diisi subjek / wakil subjek. Gejala umum keganasan dilihat dari skala gejala spesifik yaitu kelelahan (3 item), nyeri (2 item), mual & muntah (2 item) dan skala tunggal tentang dispnea, insomnia, anoreksia, konstipasi, diare. Pengukuran kadar Interleukin-6 serum dilakukan menggunakan metode ELISA menggunakan preparat dari Quantikine HS.

Hasil: Didapatkan 19 subjek dengan jumlah subjek wanita lebih banyak (52,63%). Median kadar Interleukin-6 serum adalah 2,20 (0,55-13,27). Median untuk gejala kelelahan 77 (0-100), nyeri 83 (0-100), mual & muntah 0 (0-100), dyspnea 0 (0), insomnia 0 (0-100), nafsu makan menurun 33 (0-100), konstipasi 100 (0-100). Tidak ditemukan korelasi bermakna antara kadar serum IL-6 dan gejala umum keganasan. Terdapat kecenderungan korelasi positif antara peningkatan kadar serum IL-6 dan beratnya kelelahan (p=0.083,r=0,410).

Diskusi: Tidak ditemukan korelasi bermakna antara kadar serum IL-6 dengan gejala umum keganasan pada pasien tumor intrakranial. Terdapat kecenderungan peningkatan kadar serum IL-6 dengan beratnya kelelahan.

Kata Kunci: Interleukin-6, kelelahan, tumor intrakranial

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Peserta PPDS Ilmu Penyakit Saraf FK Universitas Indonesia, **Staf Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia,***Staf Departemen Ilmu Penyakit Dalam Subdivisi Hematoonkologi FK Universitas Indonesia, Jakarta.

Korespondensi
: yoedsheil@gmail.com


Download Article


Vol 30 No. 1 Desember 2012


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics