• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 30 No. 1 Desember 2012


PENILAIAN MULTIDIMENSIONAL KEPRIBADIAN PADA PENYANDANG EPILEPSI
Irina Kemala Nasution, Rusli Dhanu, Hasan Sjahrir

MULTIDIMENSIONAL ASSESSMENT OF PERSONALITY IN PATIENTS WITH EPILEPSY

ABSTRACT

Introduction: When epilepsy affects for long periods, it may notice changes in behavior and feelings. The question of personality disorders associated with epilepsy has along history and remains controversial. Some authors find a greater incidence of behavioral disorders in patients with epilepsy than in general population.

Aim: to assess personality changes by comparing patients with epilepsy with control group (healthy volunteers).

Methods: All 23 patients with epilepsy at Neurology Outpatient H. Adam Malik Hospital, Medan and 23 healthy controls completed the dimensional assessment of personality pathology-basic questionnaire (DAPP-BQ). The two groups were compared using t-test. Exclusion criteria for patients with epilepsy were patients with loss of consciousness and unable to communicate in Indonesian language and for control group were psychiatric’s patients such as schizophrenia, depression, and bipolar disorder, having diseases that influence personality such as brain tumor, stroke, dementia and unable to communicate in Indonesian language.

Results: Patients with epilepsy had a greater degree of personality changes than control. Epilepsy’s patients had higher emotional dysregulation scores than the control group (p<0.05). The epilepsy’s patients scores on dissocial behavior (p<0.05), and compulsivity (p<0.05) differed from the healthy control. There were no significant differences in inhibitedness score between the two groups.

Discussion: Maladaptive personality is common in patients with epilepsy. Personality changes was significant in emotional dysregulation, dissocial behavior, and compulsivity scores compared with healthy control.

Keyword : epilepsy, dimensional assessment of personality pathology-basic questionnaire, personality changes.

ABSTRAK

Pendahuluan: Epilepsi yang berlangsung lama menyebabkan perubahan tingkah laku dan perasaan. Hubungan gangguan kepribadian dengan epilepsi telah lama dipertanyakan dan tetap kontroversial. Beberapa penulis menemukan insiden perubahan tingkah laku yang tinggi pada penyandang epilepsi dibandingkan populasi umum.

Tujuan: untuk menilai perubahan kepribadian dengan membandingkan penyandang epilepsi dengan kelompok kontrol (orang sehat).

Metode: Dua puluh tiga subjek penyandang epilepsi di Bagian Rawat Jalan Neurologi RS H. Adam Malik Medan dan 23 subjek kelompok kontrol mengisi The dimensional assessment of personality pathology-basic questionnaire (DAPP-BQ). Kedua kelompok ini dibandingkan menggunakan uji-T. Kriteria eksklusi untuk penyandang epilepsi termasuk pasien dengan penurunan kesadaran dan tidak bisa berbahasa Indonesia sedangkan untuk kelompok kontrol termasuk pasien psikiatri seperti skizofrenia, depresi dan gangguan bipolar, menderita penyakit yang mempengaruhi kepribadian seperti tumor otak, stroke, serta demensia dan tidak bisa berbahasa Indonesia.

Hasil: Penyandang epilepsi memiliki nilai perubahan kepribadian yang lebih tinggi dibandingkan kontrol. Penilaian emotional dysregulation lebih tinggi pada penyandang epilepsi dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Nilai penyandang epilepsi untuk dissocial behavior (p<0,05) dan compulsivity (p<0,05) berbeda dari kelompok yang sehat.Tidak ada perbedaan nilai inhibitedness yang signifikan antara kedua kelompok.

Diskusi: Kepribadian yang sulit beradaptasi dengan lingkungan sekitar sering dijumpai pada penyandang epilepsi. Perubahan kepribadian signifikan pada nilai emotional dysregulation, dissocial behavior, dan compulsivity bila dibandingkan dengan kontrol yang sehat.

Kata kunci: epilepsi, dimensional assessment of personality pathology-basic questionnaire, perubahan kepribadian

-------------------------------------------------------------------------------------------------
*Staf Pengajar Departemen Neurologi FK Universitas Sumatera Utara, Medan.

Korespondensi
: rien_kn@yahoo.com 


Download Article


Vol 30 No. 1 Desember 2012


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics