• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 30 No. 1 Desember 2012


PERBEDAAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA YANG KUALITAS TIDURNYA BAIK DAN BURUK DI BANJAR PEKEN DESA SUMERTA DENPASAR
I Wayan Widyantara, Putu Eka Widyadharma, IGN Budiarsa, AAA Meidiary

DIFFERENCES IN COGNITIVE FUNCTION IN ELDERLY WITH GOOD AND BAD SLEEP QUALITY IN BANJAR PEKEN SUMERTA VILLAGE DENPASAR

ABSTRACT

Background: The increasing of age causes decrease of the sleep period. Sleep disorders and cognitive function complaints are frequently reported in the elderly. The prevalence of sleep disorders and impairment of cognitive function in the elderly is high (about 67% and 17-34%), but there are only a few of study about cognitive function in elderly who experience sleep disturbances in Indonesia.

Aim: to determine the differences of cognitive function in elderly with good and bad sleep quality.

Methods: This study is a cross-sectional studies. All elderly who come to the Posyandu will be examined with The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to assess the quality of sleep. To know the cognitive function, we run Mini Mental State Examination (MMSE) and the presence of depression using The Center for Epidemiological Studies Depression Scale (CES-D). All data will be analyzed to obtain the proportion of sleep disorders in the elderly and to determine the difference cognitive impairment using chi square test.

Results: This research included a total 30 elderly (mean age 67,46 ± 4,4 years) consist of most common women (60%). Proportion of poor sleep is aproximately 53 % and cognitive impairment is 56,7%. Cognitive impairment happened in 35,7% elderly with good sleep quality and 75% in the group with poor sleep quality. Significantly different variable of cognitive impairment is variable coexisting illness and drug or substances consumption.

Discussion:There are a significantly different cognitive impairment in elderly based on quality of sleep, coexisting illness and drug or substances used.

Key words: sleep quality, the elderly, cognitive function, depression

ABSTRAK

Latar belakang: Bertambahnya usia menyebabkan penurunan periode tidur. Gangguan tidur dan gangguan fungsi kognitif (GFK) merupakan keluhan yang sering dilaporkan pada usia lanjut. Prevalensi gangguan tidur dan gangguan fungsi kognitif pada lansia cukup tinggi (sekitar 67% dan 17-34%), namun belum banyak studi tentang fungsi kognitif pada lansia yang mengalami gangguan tidur di Indonesia.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan fungsi kognitif lansia dengan kualitas tidur baik dengan kualitas tidur buruk.

Metode: Penelitian ini merupakan studi potong-lintang. Seluruh lansia yang datang ke posyandu dilakukan pemeriksaan The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengetahui kualitas tidur. Untuk mengetahui fungsi kognitif, dilakukan pemeriksaan Mini Mental State Examination (MMSE) serta ada tidaknya depresi menggunakan The Center for Epidemiological Studies Depression Scale (CES-D). Seluruh data akan dianalisis untuk memperoleh proporsi gangguan tidur pada lansia dan untuk mengetahui adanya perbedaan gangguan kognitif menggunakan uji chi square.

Hasil: Subyek penelitian berjumlah 30 orang dengan usia rata-rata 67,46 ± 4,42 tahun terdiri dari sebagian besar perempuan (60%). Proporsi kualitas tidur buruk sebesar 53,3% dan gangguan fungsi kognitif sebesar 56,7%. Gangguan fungsi kognitif terjadi pada 35,7% kelompok lansia dengan kualitas tidur baik dan 75% pada kelompok lansia dengan kualitas tidur buruk. Terdapat perbedaan bermakna GFK pada kedua kelompok (p=0,03). Variabel yang secara bermakna terdapat perbedaan GFK adalah variabel adanya penyakit penyerta dan adanya pemakaian zat atau obat.

Diskusi: Terdapat perbedaan bermakna GFK pada lansia berdasarkan kualitas tidur, adanya penyakit penyerta dan adanya pemakaian zat atau obat.

Kata kunci: kualitas tidur, lansia, fungsi kognitif, depresi

-----------------------------------------------------------------------------------------------
*Peserta Program Dokter Spesialis Bagian/SMF Ilmu Penyakit Saraf FK Universitas Udayana/RSUP Sanglah ** Staf Pengajar Bagian/SMF Ilmu Penyakit Saraf FK Universitas Udayana/RSUP Sanglah, Denpasar

Korespondensi
: widy_antara@yahoo.co.id


Download Article


Vol 30 No. 1 Desember 2012


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics