• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 32 No. 1 Desember 2014


SKOR STROKE DAVE UNHAS DALAM MEMBEDAKAN STROKE ISKEMIK DAN HEMORAGIK
David Gunawan, Amiruddin Aliah, Muhammad Akbar, Handedi, Arifin Seweng

DAVE’S UNHAS STROKE SCORE IN DIFFERENTIATING ISCHAEMIC AND HAEMORRHAGIC STROKE

ABSTRACT

Introduction:
Acute stroke management depends on the type of stroke. A rapid and accurate treatment can reduce mortality and morbidity rate. Stroke score can rapidly help distinguishing haemorrhagic stroke (HS) and ischaemic stroke (IS), especially in hospital without any imaging facilities. There’s a need for more practical stroke score, such as Dave’s Unhas stroke score which were modified from other available stroke score.

Aims: To assess the accuracy of Dave’s Unhas stroke score based on five clinical variables: blood pressure (BP), activity, headache, vomiting, and consciousness level in distinguishing HS and IS.

Methods: A cross sectional study was performed on acute stroke patients onset ≤72 hours admitted to RSWS hospital and it’s affiliated hospitalsin Makassar, from July 2013-November 2014. Gold standard diagnose of stroke was confirmed by head CT scan. Significance test of five variables in predicting stroke was examined using Logistic Regression, the score value of each variable was determined with Wald statistic value. Cut-off point score was taken based on ROC curve.

Results: Subjects of 339 patients with mean age were 59±12 years, 51% male and the stroke type mostly hemorrhage stroke (51%). Mean stroke onset was 21,4±21,7 hours, mean Glasgow Coma Scale (GCS) was 11±4, mean systolic and diatolic BP were 172.0±34,1 and 97.0±16,0mmHg respectively. All the 5 variables of blood pressure (BP), activity, headache, vomiting, and consciousness level were significant in predicting HS and IS (p<0.001) with R2=86.4%. The Wald statistic determined for each components: consciousness level=3, BP=3, headache=2, vomiting=1, and activity=1. Total score was 0-27. Based on ROC curve, the cut-off point was 10, that score was >10 for HS and <10 for IS with 92.4% positive predictive value, 91.0% negative predictive value. The sensitivity and specificity of this score were 91.4% and 92.1%. The accuracy was 91.7% accuracy in distinguished HS and IS.

Discussion: Dave’s Unhas Stroke Score can be used in distinguishing HS and IS with good diagnostic value.

Keywords: Dave’s Unhas stroke score, haemorrhagic stroke, ischemic stroke

ABSTRAK

Pendahuluan: Tatalaksana stroke akut sangat bergantung kecepatan diagnosis jenis stroke. Skor Stroke dapat membantu membedakan stroke hemoragik (SH) dan stroke iskemik (SI), terutama ketika fasilitas neuroimajing tidak tersedia pada saat fase akut. Namun diperlukan skor stroke yang lebih praktis dalam praktek sehari-hari, seperti pada Skor Stroke Dave Unhas berikut, yang dimodifikasi dari berbagai skor stroke yang sudah ada.

Tujuan: Menilai ketepatan modifikasi Skor Stroke Dave Unhas berdasarkan 5 variabel: tekanan darah (TD), aktivitas saat serangan, nyeri kepala, muntah, dan tingkat kesadaran dalam membedakan SH dan SI

Metode: Penelitian potong lintang dilakukan pada pasien stroke akut onset ≤72 jam yang masuk di RS Wahidin Sudirohusodo (RSWS) dan jejaringnya di Makassar pada periode Juli 2013-November 2014. Diagnosis stroke dipastikan berdasarkan CT scan kepala. Dilakukan uji kemaknaan 5 variabel dalam memprediksi jenis stroke berdasarkan skor-skor yang sudah ada sebelumnya dengan menggunakan uji regresi logistik. Bobot skor setiap variabel ditentukan berdasarkan nilai statistik Wald. Total skor yang diperoleh dinilai titik potongnya berdasarkan kurva ROC.

Hasil: Subjek penelitian berjumlah 339 orang dengan rerata umur 59±12 tahun, laki-laki hampir sama dengan perempuan. Didapatkan SH sebanyak 51% dengan rerata onset stroke 21,4±21,7 jam, rerata SKG 11±4, rerata TD sistolik dan diastolik masing-masing 172,0±34,1 dan 97±16,0mmHg. Kelima variabel yang diuji dapat memprediksi SH dan SI secara bermakna (p<0,001, R2=86,4%). Berdasarkan nilai statistik Wald, bobot untuk tingkat kesadaran=3, TD=3, nyeri kepala=2, muntah=1, dan aktivitas=1. Total skor adalah 0–27. Berdasarkan kurva ROC didapatkan nilai titik potong skor 10 sehingga skor >10 untuk SH dan <10 untuk SI, dengan nilai prediksi positif 92,4%, nilai prediksi negatif 91%, sensitivitas 91,4%, spesifisitas 92,1%, dan akurasi 91,7% dalam membedakan SH dan SI.

Diskusi: Skor Stroke Dave Unhas dengan 5 variabel (tekanan darah, aktivitas saat serangan, nyeri kepala, muntah, dan tingkat kesadaran) dapat membedakan SH dan SI dengan nilai diagnostik yang baik.

Kata Kunci: Skor stroke Dave Unhas, stroke hemoragik, stroke iskemik

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Hasanuddin/RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo, Makassar, **Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Makassar.

Korespondensi: davegunawan_umbas@yahoo.com


Download Article


Vol 32 No. 1 Desember 2014


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics