• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 32 No. 2 Maret 2015


KESESUAIAN AKTIVITAS EPILEPTIFORM DAN LOKASI TUMOR PRIMER INTRAKRANIAL PADA MRI DENGAN KLINIS BANGKITAN
Yusi Amalia, Tiara Aninditha, Rahmad Mulyadi, Joedo Prihartono

ASSOCIATION BETWEEN EPILEPTIFORM ACTIVITY AND LOCATION OF PRIMARY INTRACRANIAL TUMOR IN MRI WITH CLINICAL SEIZURE

ABSTRACT

Introduction
: Seizure is a common symptom of primary intracranial tumors and the main cause of morbidity.
Electroencephalography (EEG) examination is required to determine the concordance of seizure foci with the tumor location on MRI that will determine the prognosis of seizures. Many factors affect the concordance of the seizure foci with tumor location.


Aims:
To determine the concordance of epileptiform activity on EEG and tumor locations on MRI in patients with primary intracranial tumors with clinical seizures.


Methods
: This was a cross-sectional retrospective study using medical records of patients with suspicion of primary intracranial tumors presenting with clinical seizures in Cipto Mangunkusumo hospital from August 2013 to April 2014. Patients with complete clinical data, MRI, and EEG findings were included.


Results:
From 33 subjects with primary intracranial tumors with clinical seizures, only 17 (51.5%) subjects showed epileptiform activity on EEG recording. All patients experienced partial seizures with secondary generalized seizures as the most common type (94.1%). Most seizures were found in frontal lobe tumors (64.7%) and the most common tumor type was low-grade astrocytoma (47.1%). The concordance of epileptiform activity with tumor location was found in 47.1% subjects with a predominant location in temporal lobe.


Discussion
: Most of the focus location was not in concordance with tumor location on MRI. This could be caused by secondary epileptogenesis or complications that arose during the course of the disease such as pain, metabolic disorders, and complications of treatment.


Keywords:
Concordance, primary intracranial tumors, seizures.


ABSTRAK

Pendahuluan
: Bangkitan merupakan gejala yang sering ditemukan pada tumor primer intracranial dan penyebab utama morbiditas terhadap pasien. Pemeriksaan EEG diperlukan untuk menentukan kesesuaian antara fokus bangkitan dengan lokasi tumor pada MRI yang akan menentukan prognosis bangkitan. Perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesesuaian tersebut untuk membantu tatalaksana yang lebih baik.

Tujuan: Mengetahui kesesuaian antara aktivitas epileptiform pada EEG dan lesi tumor dengan MRI pada pasien tumor primer intrakranial dengan klinis bangkitan.

Metode: Studi retrospektif potong lintang melalui data rekam medis pasien dengan kecurigaan tumor primer intrakranial dengan bangkitan yang sudah dilakukan MRI dan EEG di RSUPN Cipto Mangunkusumo mulai bulan Agustus 2013 sampai April 2014.

Hasil: Dari 33 subjek tumor primer intrakranial dengan klinis bangkitan, didapatkan hanya 17 subjek yang menunjukkan aktivitas epileptiform (51,5%) pada EEG. Seluruh pasien mengalami bangkitan parsial terutama tipe secondary generalized seizure (94,1%). Bangkitan terbanyak ditemukan pada tumor di frontal (64,7%) jenis low grade glioma (47,1%). Kesesuaian aktivitas epileptiform dengan lokasi tumor didapatkan pada 47,1% subjek, yaitu pada lobus temporal.

Diskusi: Aktivitas epileptiform ditemukan pada 51,5% subjek, serta didapatkan kesesuaian lokasi dengan gambaran MRI pada 47,1% subjek, yaitu pada lobus temporal.

Kata kunci: Bangkitan, EEG, MRI, tumor intracranial.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, **Departemen Radiologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, ***Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FK Universitas Indonesia/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Korespondensi: yusiamalia18@gmail.com


Download Article


Vol 32 No. 2 Maret 2015


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics