• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 32 No.4 September 2015


HUBUNGAN ANTARA KADAR LIPOPROTEIN (A) SERUM DENGAN KELUARAN PASIEN STROKE ISKEMIK AKUT
Dewi Hastuty,* Endang Kustiowati,* Dwi Pudjonarko*

CORRELATION BETWEEN SERUM LIPOPROTEIN(A) LEVEL AND THE OUTCOME OF ACUTE ISCHEMIC STROKE PATIENTS

ABSTRACT

Introduction:
Elevated level of lipoprotein(a) (Lp(a)) is an independent risk factor for ischemic stroke and may be associated with its outcome. In Indonesia, data regarding correlation between Lp(a) level and the outcome of ischemic stroke patients islimited.


Aim: To determine the correlation between Lp(a) level and outcome of acute ischemic stroke patients.


Methods: This was a descriptive analytic study with one-group pretest-posttest design involving 43 subjects consecutively selected from acute ischemic stroke patients in Kariadi and Tugurejo hospital from August to October 2014. Serum Lp(a) level was measured in the first three days of admission and the outcomewas measured using the National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS) at admission and discharge. Statistical analysis was done using Shapiro-Wilk, bivariate tests of Chi-square, and Fisher's exact for the risk factor variables; and Pearson correlation test for level of Lp(a); followed by multivariate logistic regression test.


Results: There were 43 subjects. The range of Lp(a) level was 1.9 mg/dl to 89.8 mg/dl; 58.1 % subjects had Lp(a) levels ≤20 mg/dl. Subjects with mild and moderate NIHSS category at admission were 23.3 %, and 76.7 %, respectively. Subjects with mild and moderate NIHSS category at discharge were 37.2 % and 62.8 %, respectively. There was a significant correlation between Lp(a) level and the presence/absence of dyslipidemia (p=0,010). Serum Lp(a) level had a strong positive correlation with outcome of acute ischemic stroke (r=0.616; p=0.000).


Discussion: There was a correlation between Lp(a) level and outcome of acute ischemic stroke.


Keywords: Acute ischemic stroke, Lp(a), outcome, risk factors.


ABSTRAK

Pendahuluan: Peningkatan kadar lipoprotein(a) atau Lp(a) dipandang sebagai faktor risiko independen terjadinya stroke iskemik dan dapat dihubungkan dengan keluaran yang terjadi pada pasien stroke iskemik. Di Indonesia penelitian mengenai kadar Lp(a) yang dihubungkan dengan keluaran pasca stroke iskemik masih sangat terbatas.

Tujuan: Mengetahui hubungan antara kadar Lp(a) serum dengan keluaran pasien stroke iskemik akut.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain pre-pascatesterhadap pasien stroke iskemik akut di RSUP Dr. Kariadi dan RSUD Tugurejo, Semarang, mulai Agustus hingga Oktober 2014. Pemeriksaan Lp(a) serum dilakukan pada tiga hari pertama perawatan, sedangkan keluaran berdasarkan National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS) saat masuk dan keluar RS. Analisis statistik menggunakan uji Saphiro-Wilk, uji bivariat Chi-square, dan Fisher’s exact untuk variabel faktor risiko dan uji korelasi Pearson untuk kadar Lp(a) serum; dilanjutkan dengan uji multivariat regresi logistik.

Hasil: Terdapat 43 subyek dengan rerata kadar Lp(a) serum yang tinggi (>20 mg/dl), yaitu 27 mg/dl. Kadar Lp(a) serum dan ada/tidaknya dislipidemia berhubungan dengan perbaikan NIHSS secara bermakna (p=0,000 dan p=0,010). Kadar Lp(a) serum memiliki korelasi positif yang kuat dengan keluaran pada pasien stroke iskemik akut (r=0,616; p=0,000).

Diskusi: Kadar Lp(a) serum berhubungan dengan keluaran pada pasien stroke iskemik akut.

Kata kunci: Faktor risiko, keluaran, lipoprotein(a), stroke iskemik akut.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
*Bagian/SMF Neurologi FK Universitas Diponegoro/RSUP Dr. Kariadi, Semarang. 

Korespondensi: dwdyt7727@gmail.com


Download Article


Vol 32 No.4 September 2015


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics