• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol 33 No 1 Desember 2015


PERBAIKAN AFASIA PADA STROKE SUBKORTIKAL PASCA rTMS
Amanda Tiksnadi*
APHASIA IMPROVEMENT IN SUBCORTICAL STROKE AFTER rTMS TREATMENT

ABSTRACT

Aphasia is a manifestation of language disorders that commonly results from damage to cortical portions of the brain that are responsible for language. Recently, aphasia following lesions to the basal ganglia, thalamus, or other non-cortical region has also been reported in single case reports and case series. People with aphasia have a long recovery period of months or years. Many live with major impairment in communication for the rest of their lives. Here, we present 5 clinically aphasic cases due to subcortical stroke with marked improvement after daily repetitive transcranial magnetic stimulation (rTMS) over two-week period.


Keywords:
Repetitive transcranial magnetic stimulation, subcortical aphasia.


ABSTRAK

Afasia merupakan gangguan berbahasa yang umumnya terjadi akibat lesi dipusat bahasa di korteks hemisfer dominan. Walaupun begitu, tidak sedikit laporan kasus maupun serial kasus yang telah dipublikasikan mengenai afasia yang terjadi akibat lesi di basal ganglia, thalamus, dan regio non-kortikal lainnya. Proses pemulihan afasia cenderung memakan waktu lama, dari bulan hingga tahunan. Bahkan sebagian pasien tetap menderita afasia berat yang sangat mempengaruhi komunikasi sepanjang sisa hidupnya. Berikut dilaporkan 5 kasus penderita afasia yang terjadi akibat stroke di region subkortikal, yang mengalami kemajuan cukup bermakna pada berbagai modalitas bahasa setelah mendapatkan terapi repetitive transcranial magnetic stimulation (rTMS) harian selama 2 minggu.

Kata kunci: Afasia subkortikal, repetitive transcranial magnetic stimulation.

------------------------------------------------------------------------------------------
*Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia, Jakarta.

Korespondensi: amtiks@yahoo.com


Download Article


Vol 33 No 1 Desember 2015


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics